RMco.id  Rakyat Merdeka - Puluhan pelajar asal Karawang dan Bekasi yang akan berdemonstrasi di kawasan Istana Negara dan Gedung DPR/MPR, diamankan Polsek Koja, Jakarta Utara, Kamis (8/10).

Kanit Reskrim Polsek Koja AKP, Wahyudi  menjelaskan, sebagian pelajar itu diamankan saat berkumpul di parkiran Pasar Ular, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara.

Baca Juga : Antara Politik Islam Dan Islam Politik (2)

Para pelajar itu di antaranya 16 orang asal Cilamaya, Karawang, Jawa barat. Selain itu, 42 orang pelajar asal Bekasi, Jawa Barat.

"Mereka dikumpulkan di Polsek Koja dan dihukum hormat bendera sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya," ujar Wahyudi.

Baca Juga : Pemerintah Beri Perhatian Khusus Pada Banjir Kalsel

Kepolisian telah mendata para pelajar itu, dan telah menghubungi pihak sekolah dan keluarganya. "Kami kembalikan ke sekolah dan orang tuanya setelah membuat surat pernyataan," tegas Wahyudi.

Saat pemeriksaan polisi tidak menemukan senjata tajam. Namun sebagian pelajar memohon kepada polisi untuk melepaskan mereka.

Baca Juga : Baznas Kirim Tim Medis Ke Lokasi Gempa Di Sulawesi Barat

Sejumlah elemen masyarakat, mahasiswa dan buruh menggelar aksi penolakan terhadap pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR pada sejumlah lokasi di wilayah Jakarta sejak Senin pekan ini hingga Kamis petang. [NOV]