RMco.id  Rakyat Merdeka - Kejaksaan Agung memeriksa Widi Kusuma Purwanto, yang merupakan menantu mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, H Maryono dan Komisaris Utama PT Titanium Property, sebagai saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi kepada direksi BTN, Jumat (9/10).

Berita Terkait : Menantu Mantan Dirut BTN Diperiksa Kejaksaan Agung

"Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum, terkait pemberian atau janji kepada Direksi PT BTN. Sekarang, khusus untuk tersangka HM. Termasuk juga, tentang bagaimana teknis dan caranya serta maksud dan tujuan pemberian uang tersebut," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/10).

Berita Terkait : Mantan Dirut Maryono Jadi Tersangka, BTN Hormati Proses Hukum

Pemeriksaan saksi, dilakukan untuk mencari dan mengumpulkan bukti tindak pidana yang terjadi dan untuk menemukan tersangkanya. Sesuai ketentuan Pasal 1 Angka 2 KUHAP.

Berita Terkait : Jadi Tersangka, Mantan Dirut BTN Maryono Langsung Ditahan di Rutan POM Guntur

Mantan Dirut BTN H Maryono dan Direktur Utama PT Pelangi Putera Mandiri Yunan Anwar, sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi kepada direksi BTN, pada Selasa (6/10). Penerimaan gratifikasi itu diduga terkait pemberian fasilitas kredit dan pencairan kredit dari BTN kepada PT Pelangi Putera Mandiri dan PT Titanium Property.
 Selanjutnya