RMco.id  Rakyat Merdeka - Seknas Jokowi ikut memberi rapor atas kinerja Kabinet Indonesia Maju yang sudah berusia 1 tahun. Kelompok relawan Presiden Jokowi ini melihat, dalam perjalanan itu, ada empat menteri/kepala lembaga yang kinerjanya mentereng. Namun, ada juga menteri yang kinerjanya dianggap memble.

Ketua Seknas Dakwah Jokowi DKI Jakarta Rizal Maulana merinci empat menteri/kepala lembaga yang dianggap berkinerja bagus. Pertama, Menteri BUMN Erick Thohir. "Pak Erick bekerja keras dalam menangani pemulihan ekonomi nasional dan penanganan Covid-19 bagi kesejahteraan rakyat," ujarnya, Kamis (22/10).

Berita Terkait : Tumben, Pak Jokowi Tidak Ganti Menteri

Kedua, Menkeu Sri Mulyani. Dia menilai, Sri berhasil dalam penanganan moneter dan keuangan negara. Ketiga, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko. Rizal menyebut, Moeldoko telah menjadi komunikator yang baik dalam menjembatani kepentingan presiden dengan semua institusi pemerintah dan masyarakat.

Keempat, Menteri Sosial Juliari P Batubara. "Menurut kami, Menteri Sosial telah bekerja baik dalam tugasnya membagiman bantuan sosial dan sembako dari pemerintah kepada masyarakat selama masa pandemi ini. Sangat memberikan arti positif kepada kesejahteraan masyarakat kecil," sebut dia.

Baca Juga : Duet Bareng Pertamina, Kemendagri Sosialisasi Pertashop ke Kepala Desa se-Banten

Seknas Jokowi menilai, ada 2 Wakil Menteri (Wamen) yang berkinerja bagus. Pertama, Wamen Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi. Budi Arie dinilai telah berjibaku turun ke masyarakat pedesaan di seluruh provinsi Indonesia guna membangkitkan ekonomi desa. "Kami melihatnya berkinerja baik," ungkap Rizal.

Kedua, Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin. Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional dinilai bekerja moncer. "Ia telah membuktikan kinerjanya, dan yang merasakan hasilnya adalah masyarakat kebawah dan pengusaha kecil," sambung Rizal.

Baca Juga : Golkar Bandung Gelar Ziarah Ke Makam Pahlawan, Donor Darah Dan Potong Tumpeng

Untuk menteri yang bekerja memble, Rizal tidak merinci. Dia hanya memberi saran, agar menteri-menteri yang kinerjanya kurang, di-reshuffle saja. "Sebaiknya memang harus dievaluasi menteri yang tidak sejalan dengan visi Presiden dan berkinerja kurang selama setahun ini," ujarnya.

Pembina Seknas Dakwah Jokowi Monisyah menambahkan, organisasi relawan yang dipimpinnya tetap berkomitmen mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin sampai 2024. "Kami siap menjadi garda terdepan dalam setiap program kerja pemerintah. Termasuk mensosialisasikan Omnibus Law UU Cipta Kerja kepada masyarakat luas," tegas Monisyah. [SAR]