RMco.id  Rakyat Merdeka - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta Pemda dan Satgas Daerah, untuk memastikan agar kegiatan-kegiatan perayaan keagamaan dilakukan berpedoman pada protokol kesehatan 3M: memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Terlebih, libur panjang saat ini berbarengan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Berita Terkait : Tak Cuma Bentengi Daya Tahan Tubuh, Vaksinasi Juga Bikin Tenaga Kesehatan Makin Termotivasi Perangi Covid-19

Dalam menggelar kegiatan keagamaan, Wiku menyarankan penyelenggara untuk mengacu pedoman lanjutan dalam edaran Menteri Agama tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman di Masa Pandemi.

"Pemda juga harus berkomunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda)," jelas Wiku, dalam keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (27/10).

Berita Terkait : Ayo Guys, Disiplin Dong!

Selain dengan Forkominda, Pemda juga harus berkomunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pengelola hotel, pengelola tempat wisata, pelaku usaha dan pihak-pihak lain yang dirasa perlu. Sesuai karaktereristik masing-masing daerah dalam rangka pencegahan Covid-19, dan penegakan disiplin protokol kesehatan sesuai aturan berlaku.

“Terkait upaya pengawasan dan upaya penegakan disiplin protokol kesehatan, pemerintah daerah harus mengoptimalkan peran Satgas Penanganan COVID-19 di daerah, sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri," kata Wiku. [HES]