RMco.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah restoran dan cafe di Jalan Baranangsiang Indah, Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (29/10) sore. Di hari kedua libur panjang, bersama Tim Elang dan Satpol PP, Bima Arya masih menemukan restoran dan cafe yang melanggar protokol kesehatan, baik tidak menjaga jarak maupun kapasitas pengunjungnya di atas 50 persen.

Ia pun langsung menegur dan mengingatkan kepada pengelola restoran maupun cafe agar menerapkan protokol kesehatan ketat di masa pandemi Covid-19 ini. Kemudian, Tim Elang langsung mencatat pelanggarannya sesuai Perwali Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan Dalam Pelaksanaan PSBB atau AKB dalam penanggulangan Covid-19.

Berita Terkait : Alhamdulillah, Ada Perbaikan Perilaku Paslon Pilkada 2020 Terhadap Prokes

"Tolong jangan lupa perhatikan, tidak boleh kerumunan terlalu dekat. Saya ingatkan kepada pemilik restoran untuk lebih perhatikan lagi ini. Restoran nggak apa-apa buka sampai malam, yang penting protokol kesehatan. Kalau ngobrol tetap jaga jarak, maskernya tetap dipakai," pesan Bima Arya seperti keterangan yang diterima RMco.id, Kamis (29/10).

Jika rumah makan atau pelaku usaha lainnya tidak menerapkan protokol kesehatan, pihaknya akan lebih tegas menindak para pelanggar. "Saya minta tolong perhatikan, dijaga jaraknya. Jangan terlalu nempel," tegasnya.

Berita Terkait : Perayaan Keagamaan Tak Boleh Abaikan Protokol Kesehatan

Dia mengingatkan, Pemkot Bogor akan kembali mengecek protokol kesehatan ke semua pelaku usaha. Jika masih kedapatan melanggar akan langsung dikenakan sanksi denda administrasi hingga penutupan. "Besok kami akan cek lagi," ancamnya.

Menurutnya, ramainya para pengunjung ke sejumlah restoran dan cafe ini dikarenakan arus masuk ke Bogor di Tol Jagorawi, baik melalui Exit Baranangsiang maupun Exit Sentul Selatan. Jumlahnya dua kali lipat lebih banyak dari biasanya. [USU]