RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengimbau para kepala daerah, termasuk semua Gubernur agar mengantisipasi terjadinya kerumunan akibat kegiatan-kegiatan sosial-keagamaan yang mungkin bakal digelar di daerahnya.

“Cegah dan tangkal sejak dini. Jangan sampai terjadi, kegiatan kerumunan yang melanggar protokol kesehatan," kata Doni, Sabtu (21/11).

Berita Terkait : Doni: Tracing Dulu Lurah Petamburan, Baru Lanjut Tes Massal Ke Semua Keluarga Inti Yang Positif

Kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, Doni juga menyerukan agar bisa menjadi teladan penerapan protokol kesehatan.

“Covid-19 ini nyata, bukan rekayasa. Korban sudah ribuan, termasuk para tenaga medis. Kita sudah delapan bulan bekerja keras mengendalikan penyebarannya. Tolong, jangan kecewakan hasil kerja keras kami selama ini,” tandas Doni.

Berita Terkait : Ketua Satgas Covid Minta Pemda Siapkan Fasilitas Skrining Di Setiap Sekolah

Dalam penegakan disiplin masyarakat menerapkan protokol kesehatan, sekali lagi Doni menekankan "prinsip nondiskriminasi".

Dalam penanggulangan bencana, negara tidak memberikan perlakuan yang berbeda terhadap jenis kelamin, suku, agama, ras, dan aliran politik apa pun.

Berita Terkait : Satgas Covid: Warga Tebet, Petamburan, Dan Megamendung Harus Segera Tes PCR

Salus populi suprema lex. Keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi. Itu prinsip kami,” tegas Doni. [HES]