RMco.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut, beberapa produsen vaksin Covid-19 dari luar negeri akan melakukan uji klinis di Indonesia. Yaitu, Pfizer, Astrazeneca dan Sputnik.

Netizen mengingatkan, sebelum diedarkan, vaksin harus terdaftar dan disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan BPOM terlebih dahulu.

Pinterpolitik mengunggah meme beberapa alat suntik yang berisi cairan vaksin. “Indonesia dilirik jadi pasar vaksin,” ujar Pinterpolitik dalam caption-nya.

Berita Terkait : BPOM Mau Keluarin Izin Edar Darurat Vaksin Covid-19, Tapi Dengan Syarat

Menurut Presiden Joko Widodo, semua vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia harus terdaftar dan disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Setelah vaksinvaksin itu masuk ke Tanah Air, BPOM juga melakukan uji dan verifikasi standar. “Yaitu, untuk dapat mengeluarkan emergency use authorization,” kata dia.

Abdi Nuru berkomentar. Dia bilang, secara global, jika vaksin Covid-19 sudah ditemukan, maka menjadi vaksin baru di dunia.

Berita Terkait : 64,8 persen Responden Siap Disuntik Vaksin Corona

Dia berharap, WHO bisa memberikan edukasi kepada masyarakat dunia terkait efektivitas vaksin. Menurut Ugie_yahya, Presiden Jokowi sangat peduli dengan kesehatan masyarakat Indonesia.

Dia pun optimis, vaksin Covid-19 sudah masuk Indonesia pada November Desember. Ana_hutagalung menyambar. Kata dia, Presiden Jokowi gaspol melawan pandemi Corona.

Pemerintah, kata dia, akan mengawal akselerasi vaksin Merah Putih. Dia menilai, harapan baru untuk keluar dari pandemi Covid-19 sudah di depan mata.

Berita Terkait : Distribusi Vaksin Bakal Gunakan Teknologi Digital

“Vaksin memulihkan kondisi ekonomi, kesehatan bangsa Indonesia,” ujarnya. “Vaksin melengkapi upaya pertahanan tubuh,” saut IDCorner.

“Pemberian vaksin untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit-penyakit tertentu,” tambah Ogenk.

IDNLawanCovid meminta masyarakat tidak ragu dengan vaksin Covid-19. Dia bilang, pemerintah sudah memastikan keamanan vaksin Covid-19 melalui berbagai uji klinik yang intensif.
 Selanjutnya