RMco.id  Rakyat Merdeka - TNI Angkatan Laut kembali memesan Kapal Bantu Cair Minyak (BCM) dari PT Batamec Shipyard. Pembuatan kapal yang dilakukan oleh perusahaan galangan kapal nasional ini adalah yang kedua.

Asintel Kasal Laksamana Muda TNI Angkasa Dipua mengatakan bahwa saat ini TNI AL terus melakukan modernisasi Alutsista salah satunya adalah KRI.

Dalam proses pembangunan kapal, TNI AL mempercayakan pada perusahaan dalam negeri seiring dengan semakin menggeliatnya industri galangan kapal nasional.

"Salah satunya yang kami percaya PT Batamec Shipyard," kata Angkasa Dipua dalam keterangan pers, dikutip Sabtu (21/11).

Baca Juga : `Geng Solo` Mengendur, 2 Komjen Mau Pensiun

Proses pembangunan kapal ini dilaksanakan secara multiyears mulai 2020 hingga targetnya 2022. Pendanaan memanfaatkan APBN.

Dia berharap PT Batamec mampu meningkatkan mutu serta kemampuan dalam membangun kapal perang produksi dalam negeri yang berteknologi tinggi.

"Sehingga PT Batamec bisa menjadi referensi TNI AL untuk menjalin kerjasama di masa mendatang,” tuturnya.

Presiden Direktur PT Batamec Shipyard Maya Miranda Ambarsari bersyukur TNI AL mempercayai perusahaannya.

Baca Juga : JK: Kita Jangan Balik Ke Demokrasi Jalanan

Pembangunan Kapal BCM ini merupakan tindak lanjut pengadaan Alutsista dalam upaya meningkatkan kekuatan dan kemampuan TNI AL yang mengacu pada Minimum Essential Force yang telah ditetapkan.

 "Terima kasih kepada TNI AL yang memberikan kepercayaan kepada Batamec untuk membangun kapal BCM 4 berkapasitas 5.500 ton," ujarnya.

Sebelum prosesi Keel Laying, pada 5 Agustus 2020 telah dilaksanakan First Steel Cutting.

Sedangkan peletakkan Keel Laying dan pernyataan resmi pembangunan Kapal BCM dilakukan dengan prosesi penekanan tombol sirine oleh Asintel Kasal Laksamana Muda TNI Angkasa Dipua, di Galangan Kapal PT Batamec Shipyard, Tanjung Uncang, Batam Kepri, Rabu (18/11).

Baca Juga : Musuh Anies Pada Berisik

Dalam ceremony tersebut juga dilakukan penandatanganan berita acara keel laying pembangunan kapal oleh Presiden Direktur PT Batamec Shipyard Maya Miranda Ambarsari, bersama Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Budi Sulistyo, CHRMP selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang disaksikan oleh Asintel Kasal.

“Kapal BCM ini merupakan kapal kedua yang kami bangun untuk kebutuhan TNI AL. Kami akan menjaga kepercayaan ini, semoga semua berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat mutu sehingga dapat mendukung kegiatan operasional TNI AL,” kata Maya. [JAR]