RMco.id  Rakyat Merdeka - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa eks Bupati Bogor Rachmat Yasin. Dia diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi pemotongan uang SKPD dan gratifikasi. 

"Tersangka RY didalami mengenai dugaan penerimaan sejumlah dana dari berbagai Dinas di Pemkab Bogor dan juga dikonfirmasi berbagai dokumen terkait hibah yang diduga sebagai gratifikasi," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Jumat (27/11). 

Berita Terkait : KPK Garap Sekda Subang Aminudin

Rachmat Yasin ditetapkan sebagai tersangka perkara korupsi pemotongan uang anggaran pada Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor dan gratifikasi. 

Eks politikus PPP itu menyunat dana beberapa SKPD selama menjabat Bupati Bogor hingga mencapai Rp 8,9 miliar. 

Baca Juga : Kasus Covid Masih Tinggi, Warga DKI Diminta Tingkatkan Disiplin 3M

Dia juga diduga menerima gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dan Toyota Velflre senilai Rp 825 juta.

Rachmat sendiri baru bebas pada 8 Mei 2019. Dia sebelumnya dijerat dalam kasus suap rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor Tahun 2014 atas nama PT Bukit Jonggol Asri seluas 2.754 Hektare. Dia divonis 5 tahun 6 bulan penjara. [OKT]