RMco.id  Rakyat Merdeka - Menko Polhukam Mahfud MD dan eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gantot Nurmantyo begitu mesra di acara kawinan anak deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Prof Rochmat Wahab, kemarin.

Kemesraan keduanya terlihat dari foto yang dibagikan Mahfud MD di akun Twitternya pribadinya @mohmahfudmd, kemarin.

Dalam foto tersebut, Mahfud dan Gatot duduk bersebelahan. Keduanya kompak mengenakan jas dan peci. Mahfud mengenakan jas berwarna abu-abu, Gatot mengenakan jas berwarna hitam. Keduanya berpose tersenyum menghadap kamera. 

"Pagi ini Allah mempertemukan saya dengan Pak Gatot Nurmantyo di Masjid Kampus UGM," kata Mahfud dalam keterangan fotonya.

Baca Juga : Espargaro Nggak Sabar Duet Sama Marquez

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengaku berbicara banyak hal dengan Gatot dari hati ke hati. Namun, dia tak merinci apa saja yang dibicarakan. "Kami duduk berjejer dan ngobrol tentang banyak hal, dari hati ke hati," ujarnya.

Unggahan Mahfud mendapat atensi beragam dari warganet. Hingga tadi malam, foto tersebut dilike 4.280 orang, dikomentari 700 orang dan diretweet 309 orang.

"@mohmahfudmd Semoga pak Gatot dapat pencerahan yahh Prof. Sudahlah KAMI-KAMI nggak jelas itu, mending sama-sama membangun bangsa," cuit @arief_rasyad. @damanik_leo berkomentar soal kata ‘dipertemukan Allah' seolah salah satunya tak ingin bertemu. 

“Kata 'Allah mempertemukan' seolah-olah salah satunya tidak ingin bertemu sama lain dan harus Allah yang mempertemukan mereka, wkwkwk,” cuitnya.

Baca Juga : Joe Biden Dilantik Jadi Presiden AS, Rupiah Langsung Ngegas

Komentar meledek juga ada. Salah satunya dari akun @RMramsdan. "Hebat bangat bisa ngobrol dari hati ke hati pake bluetooth apa inframerah pak," ejeknya. “Mahfud-Gatot Cie…Cie…,” ujar @SayaAdith.

"Mbatin sambil senyum-senyun. (coba bayangin)," sambung @Soony1040. "Nggak ngomong apa-apa, kan dari hati ke hati. Ngerti bagus nggak ngerti yo wis," jawab @Babab77391960.

Akun @Istanapenyamun merasa gembira melihat foto mesra keduanya. "Saudara itu jauh saling mendoakan. Dekat saling mengunjungi. Kalau lupa saling mengingatkan. Apa yang perlu diingatkan, dunia sementara, akhirat selama-selamanya," ucapnya. 

Bagaimana tanggapan KAMI? Deklarator KAMI, MS Kaban mengatakan, pertemuan keduanya tidak terencana. Momennya hanya kebetulan memenuhi undangan pernikahan. Kalaupun ada pembicaraan, dia mensinyalir cuma obrolan pribadi. 

Baca Juga : Eibar Vs Atletico Madrid, Jauhi Hantu El Real Dan Barca

“Yang diundang itu orang dekat Pak Rochmat. Jadi kebetulan kalau ada Pak Mahfud dan Pak Gatot, saya kira pertemuan silaturahmi biasa," ujarnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin. 

Apa KAMI cemburu dengan kemesraan keduanya? Menurut Kaban, apapun pertemuan itu pada dasarnya positif. “Tapi dalam konteks apa yang menjadi perjuangan harus dilihat dari segi implementasinya," pungkas mantan Menteri Kehutanan itu. 

Terpisah, Psikologi Politik Dewi Haroen memprediksi, sikap Mahfud itu ingin mendinginkan suasana. Karena beberapa kali pernyataannya terlalu kasar. Kemudian dia sadar itu tidak perlu. Imbasnya hanya membuat rakyat geram terhadap pemerintah, dan membesarkan pihak lain. [UMM]