Geledah Rumah Rommy, KPK Sita Laptop

Kediaman M Romahumuziy di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. (Foto: Jawa Pos)
Klik untuk perbesar
Kediaman M Romahumuziy di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. (Foto: Jawa Pos)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Selain menggeledah kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Kantor DPP PPP, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga melakukan penggeledahan di kediaman Ketua Umum PPP M Romahurmuziy alias Rommy, Senin (18/3).

Penggeledahan ini dilakukan terkait kasus suap jabatan di Kemenag. “Setelah melakukan penggeledahan di Kantor Kemenag dan DPP PPP hingga malam, tim juga ditugaskan melakukan penggeledahan di rumah RMY di Condet, Jakarta Timur,” ungkap Jubir KPK Febri Diansyah, Selasa (19/3).

Baca Juga : SGU-Deltomed Ciptakan Herbal Pencegah Diabetes serta Penyembuh HIV dan Kanker

Dari lokasi tersebut, lanjut Febri, disita barang bukti elektronik berupa laptop. “Semua bukti yang disita, diduga terkait dengan penanganan perkara dan dibutuhkan untuk mendukung proses pembuktian penanganan perkara,” beber Febri.

Diketahui, tim penyidik KPK menyita uang ratusan juta dari ruangan Menteri agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. Uang tersebut terbagi menjadi pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga : Waspada, 6-9 Jam ke Depan, Air Akan Sampai di 11 Titik Lintasan Ciliwung Ini

Selain menyita sejumlah uang di Kemenag, tim komisi antirasuah juga melakukan penyitaan sejumlah dokumen terkait proses seleksi kepegawaian. Dokumen tersebut menjelaskan soal proses seleksi kepegawaian. Baik tahapan, ataupun hasil seleksi kepegawaian tersebut.

Dari kantor DPP PPP, KPK mengamankan dan menyita dokumen-dokumen terkait posisi Rommy, yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ada 3 ruangan di DPP PPP yang digeledah oleh tim KPK. “Kami akan terus mendalami dugaan penerimaan suap, yang sudah kami tetapkan 3 orang tersangkanya, dan informasi-informasi lain terkait penanganan perkara ini,” tandasnya. [OKT]