RMco.id  Rakyat Merdeka - Mantan pimpinan  KPK Busyro Muqqodas keras juga ke Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Kemarin, Busyro meminta Menteri Lukman segera mundur. Soalnya, kepemimpinan politisi PPP ini dinilai telah cacat.

Busyro yang kini menjabat Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Kebijakan Publik PP Muhammadiyah itu menyebut, tanpa perombakan di tubuh Kemenag, korupsi akan terus terjadi. Karena itu dia mendesak Presiden Jokowi memberhentikan Lukman dari kursi Menag. 

Baca Juga : Hanya Orang Gila Yang Tak Percaya Corona Ada

“Langkah konkretnya yang bisa diambil oleh yang paling bertanggung jawab yaitu presiden.Berhentikan segera Pak Lukman Hakim,” tegas Busyro di Fakultas Hukum UII Yogyakarta. “Bukan dipecat ya, diberhentikan,” imbuhnya. 

Kinerja kementerian itu juga dinilai Busyro terganggu dengan temuan uang sebanyak Rp 180 juta dan 30 ribu dolar AS dari laci ruang kerja Menag. Wibawa Menag sebagai pejabat tinggi di kementerian itu dinilainya sudah rontok dengan temuan uang itu. “Sudah, itu faktor kepemimpinan cacat. Kalau cacat ya jangan dipertahankan,” tegasnya. “Kali ini harus ada terobosan karena Depag (Kemenag, red) sudah berkali-kali loh itu. Berarti kan sudah parah.”

Baca Juga : RUU Cipta Kerja Semoga Tidak Ciptakan Petaka

Setelah memberhentikan Lukman, dia menyarankan Presiden membentuk panitia seleksi independen. Isinya, kalangan profesional di bidangnya. Pansel independen inilah yang menggodok nama-nama yang layak menggantikan Lukman. “Hasilnya disampaikan kepada  Presiden. Ajukan tiga untuk dipilih satu,” saran Busyro. 
 Selanjutnya