RMco.id  Rakyat Merdeka - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin digarap penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat selama enam jam. Ade digarap sejak pukul 10.00 WIB, dan keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar pukul 16.00 WIB.

Ade mengaku dicecar 50 pertanyaan. "Tentang kasus kerumunan di Megamendung, ada sekitar 50 pertanyaan dan saya sudah jawab semua," ujar Ade, Selasa (15/12).

Berita Terkait : Kasus Kerumunan Megamendung, Bupati Bogor Penuhi Panggilan Polda Jabar

Ade yang mengenakan baju merah dengan jilbab warna senada menyatakan kegiatan di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah Megamendung yang dihadiri bos Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab pada Jumat 14 November 2020 itu tak berizin.

Pihak panitia penyelenggara tak memberitahukan soal acara itu ke pemerintah setempat.

Berita Terkait : Sudah P21, Perkara Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Siap Disidang

"Jadi kami juga tidak bisa memberikan izin, apapun surat yang secara resmi kita balas itu tidak ada.Yang kami tahu ada kepulangan (HRS) saja," bebernya. [OKT]