RMco.id  Rakyat Merdeka - Tersangka kasus jual beli jabatan Romahurmuziy alias Rommy akhirnya merampungkan pemeriksaan penyidik di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (24/5) usai berbuka puasa.

Mantan Ketua Umum PPP itu mengaku ditanya 9 pertanyaan oleh penyidik KPK, dalam pemeriksaan hari ini. Namun, dia enggan membeberkan materinya. "Kalau saya cuma menjelaskan saja, bahwa tadi ada sembilan pertanyaan. Saya diperiksa 4 jam," ujar Rommy yang mengaku sudah berbuka puasa dengan takjil yang disediakan KPK.

Baca Juga : Menteri Teten: UMKM Harus Kuasai Bisnis Digital dengan Cepat

Disinggung mengenai kasus haji, Rommy berdalih tidak ada kaitan dengan dirinya. Dia juga mengaku tidak tahu-menahu soal kasus yang telah memeriksa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin itu di KPK. "Nggak ada urusannya sama haji," tegas Rommy.

Diketahui, beberapa hari lalu, KPK memeriksa Lukman terkait kasus penyelenggaraan haji. Kasus itu masih dalam tahap penyelidikan. Sehari setelahnya, Lukman diperiksa sebagai saksi kasus suap jual beli jabatan. Ditanya lagi apakah dirinya mengetahui sepak terjang Lukman dalam skandal penyelenggaraan haji, Rommy ‎justru menjawab hal lain. "Pandangan saya, tunggu Lailatul Qadar dulu," selorohnya sambil nyengir.

Baca Juga : Peneliti CIPS : RAPBN 2021 Harus Fokus Pada Pemulihan Ekonomi

Dia juga mengaku tak tahu-menahu soal pemberian uang Rp 10 juta dari Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanudin. "Saya tidak tahu. Karena yang melaporkan Pak Lukman. Saya hanya mendapatkan informasinya, melihat dari media. Bahwa laporan Pak Lukman itu (soal gratifikasi) diberikan oleh Pak Haris," bebernya.

Rommy mengaku pernah berkomunikasi dengan Lukman. Tapi sebatas urusan partai. [OKT]