Ngopi - Gagal Nonton Konser Musisi Mancanegara
Catatan : Redaktur

RMco.id  Rakyat Merdeka - Di awal tahun, saya sempat senang karena beberapa musisi internasional bakal meramaikan musik Tanah Air. Mulai dari Khalid, Lauv, Rich Brian dkk (88Rising), Simple Plan, Lany, Tori Kelly, sampai Billie Eilish menyatakan akan menggelar tur di Asia, termasuk Indonesia.

Tapi, harapan tinggal harapan. Merebaknya wabah Virus Corona (Covid-19) membuat impian menonton deretan artis internasional tersebut musnah. Satu per satu promotor masing-masih artis tersebut mengumumkan ditundanya konser artis naungan mereka.

Padahal, sejak akhir Desember 2019, saya sudah antusias beli tiket. Sampai bolak-balik ngecek situs online pembelian tiket. Saya harus berbesar hati ketika One Stepforward, promotor konser Khalid merilis postponed (penundaan) konser Khalid yang awal dijadwalkan pada 28 Maret ini. Promotor mengembalikan secara penuh tiket yang sudah dibeli (refund). Pengumuman itu dilakukan pada pertengahan Februari 2020.

Berita Terkait : Ajak Anak ke Tempat Umum, Jangan Panik!

Alasannya, sudah pasti karena makin meluasnya wabah Covid-19 di kawasan Asia, bahkan seluruh dunia. Dalam hati, saya sedih, kecewa. Tapi, mau gimana lagi. Toh nggak bisa juga kita memaksakan keadaan. Mesti ikhlas.

Saya berpikir, enggak apa-apa deh Khalid nunda konser. Kan ada jadwal konser lainnya. Lagi-lagi, saya terlalu percaya diri. Nggak lama pengumuman dari promotor Khalid, promotor 88Rising juga mengumumkan postponed konser Head In The Cloud yang rencananya digelar 7 Maret ini, pasca-diumumkannya dua warga Indonesia yang positif Covid-19.

Dari dua postponed ini, akhirnya saya nggak mau kepedean. Kalau dua konser ini saja mundur, ditunda, bahkan batal, bagaimana nasib jadwal konser lainnya? Nggak usah pakai jurus cenayang, sepertinya bakal melakukan hal yang sama.

Berita Terkait : Ayip Abbas yang Kukenal

Buktinya sampai sekarang saja, harga tiket konser Billie Eilish yang dijadwalkan pada September 2020, sampai sekarang belum juga di-publish. Wah, alamat bakal batal juga nih.

Karena negara mana pun tidak ada yang bisa prediksi kapan wabah Covid-19 ini bakal usai. Yang ada, setiap hari kabar dari media, korbannya kian bertambah. Di Indonesia saja yang tadinya positif dua orang, sekrang menjadi 6 orang.

Tapi, sepertinya Tuhan kasihan juga sama saya. Pasca-postponed beberapa artis Internasional, justru Java Jazz 2020 pantang mundur dan tetap digelar. Padahal, line-up di event internasional itu juga menghadirkan musisi-musisi luar negeri seperti Jackson 5, Omar Apollo, Bruno Major, Ari Lenox, Young Gun Silver Fox hingga Anomalie.

Berita Terkait : Jarang Dikeruk

Sebenarnya, wajar sih ada beberapa promotor bahkan artisnya sendiri yang merasa khawatir takut tertular virus ini. Tapi ya sedih aja gitu, kenapa mesti ditunda, dan tidak tahu sampai kapan penundaan ini selesai.

Dwi Ilhami, Wartawan Rakyat Merdeka