Sering Makan Mie Instan

Ngopi - Sering Makan Mie Instan
Catatan : Redaktur

RMco.id  Rakyat Merdeka - Belakangan ini saya jadi sering makan mie instan, buat makan malam. Soalnya kalau malam, di rumah memang jarang masak. Ibu dan ade saya memang kebiasaan makan di rumah embah, atau saudara kalau malam. 

Maklum, mereka memang sering main ke sana dari siang, sampai malam. Terutama kalau akhir pekan, di saat semua libur. Dan karena Corona, sekarang mereka juga jadi lebih sering di rumah. 

Jadilah mereka lebih sering main ke rumah mbah atau saudara. Sementara saya? Biasanya karena kerjaan dan deadline berita itu malem, saya sering beli makan di luar kalau malam. 

Berita Terkait : Nunggak PBB, Jangan Harap Dapat Tanda Tangan Camat

Masalahnya, sekarang ternyata tempat makan mulai banyak yang tutup. Tempat makan pecel lele favorit saya dekat TK Kumbang tutup. Begitu juga tempat makan nasgor favorit saya di depan Alfamaret. 

Entah karena takut terkena corona jadi memilih untuk tutup. Atau karena pemiliknya ikut-ikutan mudik duluan sebelum bener-bener dilarang. Seperti diketahui, banyak warga yang memilih mudik lebih awal, lantaran pemerintah dikabarkan akan melarang mudik tahun ini. 

Hal itu dilakukan karena untuk mencegah corona semakin menyebar di daerah. Maklum, DKI Jakarta bisa disebut sebagai kawasan episentrum, penyebaran virus tersebut. Maka tak heran, kalau baik pemerintah pusat maupun daerah waswas, apabila banyak warga yang datang dari Jakarta. 

Berita Terkait : Bantu Pedagang Keliling

Apa pun alasannya, saya jadi terpaksa sering makan indomie instan belakangan ini, hanya untuk makan malam. Secara saya juga nggak bisa masak, dan kebetulan sudah nyetok indomie dan telor. Mau pesen makanan via go food atau grab food itu mahal. 

Mungkin saya harus mulai buka-buka youtube, untuk cari berbagai resep makanan yang mudah. Siapa tahu malah jadi bisa masak, dan bisa dijadikan usaha. Mari positif thinking saja. 

Nanda Prananda, Wartawan Rakyat Merdeka