Ngopi - Setan Di Perkantoran
Catatan : Redaktur

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ada sebuah cerita, konon terjadi di sebuah gedung perkantoran kota J. Gedung yang berdiri sejak tahun 90-an itu konon menyimpan banyak cerita. Isu yang selama ini beredar di masyarakat adalah setiap jam sembilan malam ke atas di dekat toilet lantai satu kerap terdengar suara langkah kaki hingga tangisan perempuan. 

Hal itulah yang diyakini salah satu karyawannya, sebut saja Marni. Menurut cerita Marni, ia pernah mengalami hal ganjil saat membuang hajat di toilet gedung tersebut. Saat itu, jam memang telah menunjukkan pukul sembilan malam, biasa pekerjaannya menuntut pulang malam sehingga hal lumrah jika ia masih berada di sana di jam tersebut. 

Berita Terkait : Kangen Nonton Bioskop

Awalnya tak ada yang aneh, dengan santai ia berjalan menelusuri setiap lorong hingga sampailah di toilet. Seperti toilet gedung pada umumnya, ada kaca dan bilik ruangan untuk membuang hajat, masuklah Marni di bilik tersebut sembari bergumam dan menyanyi. Tak berselang lama, sayup-sayup ia mendengar suara seperti tangisan seorang perempuan. “Huuuu huuuu huhuuu,” kata Marni. 

Anehnya, suara itu jauh yang berarti menurut mitos adalah hal itu berarti sedang dekat dengan kita. Tak mau langsung panik, Marni pun memilih terus bernyanyi hingga acara buang hajatnya selesai. 

Berita Terkait : Mulai Macet Lagi

Lepas dari situ, ternyata tak hanya Marni yang menceritakan kejadian ganjil, si Toto juga pernah menceritakan hal sama. Namun kali ini terjadi di lantai 11 gedung tersebut. Katanya nih, saat akan naik di gedung 12, ia sempat terjebak di lift. Anehnya lift tersebut berhenti lama di lantai 11 ketika lantai tersebut diketahui kosong. Ia yang naik seorang diri pun hanya bisa pasrah dan wirid di dalam lift. 

Namun siapa sangka, jika semua karyawan menganggap hal itu jurig atau setan ternyata ada fakta mengejutkan. Konon menurut cerita karyawan lain yang bekerja hampir 20 tahun di gedung itu, langkah kaki atau suara tangisan bukanlah jurig tapi sudah menjadi rahasia umum bahwa itu suara orang yang sedang indehoy. Bahkan karyawan lama itu sebenarnya resah, mau lapor pun susah tak ada bukti valid, jadi terjadilah anggapan jurig di masyarakat. 

Berita Terkait : Belajar Beternak Kelinci

Jadi kawan-kawan, jika mengalami hal ganjil itu bukan sepenuhnya ulah jurig tapi bisa jadi hal lain. Periksa dulu, cari dulu sumber suaranya. Pastikan dan cek dengan tepat, sekian.

Mentari Kusuma, Wartawan Rakyat Merdeka