Ngopi - Kangen Nonton Bioskop
Catatan : Redaktur

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 sudah berlangsung hampir 8 bulan. Pasti bikin banyak yang dikangenin. Salah satunya nonton di bioskop. 

Tutupnya bioskop tidak hanya membuat mbak-mbak kasir tiket dan mas-mas ramah penjaja popcorn kehilangan profesi, penonton juga kehilangan hiburan menikmati film. Sebagai salah satu kegiatan yang lebih sering saya lakukan daripada bersih-bersih, nonton bioskop adalah ritual penghibur diri yang ampuh. “Udah lama nggak dibisikin all around you sama Dolby,” gumam saya. 

Berita Terkait : Sekolah Mulai Dibuka

Nah, buat temen-temen yang sering ke bioskop pasti ngerti. Saat layar bioskop mulai dikembangkan, lampu dipadamkan, ada suara mbak-mbak sedikit mendesah seakan berbisik di telinga all around you sebelum film dimulai. 

Bukan cuma itu, banyak suasana di bioskop yang dirindukan. Misalnya, ada saja kelakuan penonton di dalam teater bioskop yang bikin jengkel. Pertama, orang tua yang membawa anaknya yang masih kecil, menonton film yang jelas-jelas ratingnya untuk penonton usia dewasa. 

Berita Terkait : Setan Di Perkantoran

Kedua, penonton yang punya badan tinggi, kursinya tepat di hadapan saya menontonnya. Ya ketutupan kepala saya, bos. 

Kini kerinduan menonton di bioskop terobati dengan banyaknya platform nonton film yang bertebaran. Bahkan, banyak yang gratisan tanpa harus bayar. Modal kuota internet doang. Tapi, tetap saja suasana jelas berbeda. 

Berita Terkait : Mulai Macet Lagi

Hah. rasanya kangen sekali bioskop. Semoga pandemi segera berakhir...***

Kintan Pandujati, Wartawan Rakyat Merdeka