Ngopi - Kangen Mendaki Rinjani
Catatan : Redaktur

RMco.id  Rakyat Merdeka - Akhir pekan lalu, saya bertemu Mas Fani di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Depok. Dia dan saya saat itu sama-sama bermaksud mengantre untuk membeli donat buat orang rumah. Sambil ngantre, kami ngobrol ngalor ngidul, terutama soal keadaan masing-masing.

Baca Juga : DPR Desak Usut Tuntas Dalang Penyelundupan Benih Lobster

Ketika ngobrol itu, kami pun bernostalgia soal pendakian di 2016. Pada 2016, saya dan Mas Fani samasama ikut open trip untuk mendaki Gunung Rinjani, Lombok, NTB. Meski rumah sama-sama di Depok, kami tidak saling kenal saat itu.

Baca Juga : Dubes Al Busyra Basnur Gelar Tur Virtual Di KBRI Addis Ababa

Saya dan dia baru saling kenal di Bandara Lombok, ketika kumpul dengan sesama peserta open trip. Ada lima orang peserta dari Jabodetabek dalam kegiatan open trip itu.Selain saya, Yudha, dan Robi yang satu rombongan, masih ada dia dan Yunita yang juga dari Jakarta.

Baca Juga : Trump Ndablek!

Setelah kumpul di bandara, kami pun langsung menuju basecamp di Senaru. Di bandara itu kami kumpul pada malam hari, sehingga baru besoknya kami memulai pendakian. Paginya, kami berangkat dari basecamp menuju ke Sembalun.
 Selanjutnya