Pilpres... Cepatlah Berlalu

Ngopi - Pilpres... Cepatlah Berlalu
Catatan : SISWANTO

RMco.id  Rakyat Merdeka - “Teman lama ditemukan oleh FB. Dipererat oleh What’s App. Tapi dipisahkan oleh Pilpres” Sebuah meme ini ramai berseliweran di medsos.

Tak tahu siapa yang pertama kali memposting. Pokoknya banyak yang nge-share. Ada di Facebook, Instagram hingga Twitter.

Baca Juga : Ikut GIICOMVEC, Mitsubishi Andalkan New Triton Dan L300

Bahkan di Harian Rakyat Merdeka, meme ini tayang di hal 12, edisi Rabu (27/3) kemarin. Yang membacanya, pasti tergelitik. Sambil senyum dan angguk-anggukan kepala. Kalau tidak ada reaksi, saya sarankan Anda datang saja ke Psikolog, he he he. Maaf bercanda.

Meme seperti ini, memang cukup menghibur. Mungkin bukan sekedar menghibur. Tapi ekspresi marah. Curhat. Ngenes. Atau juga ekspresi perlawanan. Tapi perlawanan pada siapa?

Baca Juga : Suara Tembakan KKSB Tak Surutkan Langkah Kami Tinjau Freeport

Tentu saja pada kondisi hari ini. Di mana, panasnya Pilpres sudah membakar semuanya. Pertemanan jadi berantakan, karena beda pilihan. Tetangga tidak saling sapa, gara-gara nomor 1 dan nomor 2.

Suami-istri bisa cerai. Abang-adik sampai bermusuhan. Nggak percaya? Coba deh searching di ‘Mbah Google. Yang saya tulis itu, benar terjadi. Saya sendiri mengalami.

Baca Juga : Taspen Sabet Penghargaan Emerging Industry Leader

Di medsos, ada beberapa teman yang menghapus pertemenan. Grup WA alumni sekolah, bubar. Satu-persatu anggotanya keluar. Ada juga teman-teman yang masih sempat kumpul. Tapi suasananya hambar. Obrolan kurang menarik.

Kondisi seperti ini, sebenarnya pernah terjadi 2014 lalu. Pemicunya sama, yakni pemilu presiden. Tapi sekarang, panasnya lebih panas lagi. Racun pilpres ini, benar-benar nyebar ke segala penjuru.
 Selanjutnya