Beli Rumah Trump 193 M

Tanoe Emang Tajir

Klik untuk perbesar
Liliana Tanoesudibjo bersama Hary Tanoe Soedibjo. Instagram/Liliana Tanoesudibjo

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketum Perindo, Hary Tanoesoedibjo bikin geger Amerika. Pengusaha nasional yang super tajir ini dikabarkan membeli rumah Presiden AS Donald Trump seharga Rp 193 miliar.

Kabar ini bikin heboh media-media di AS sejak awal pekan lalu. Maklum, rumah ini dikenal sebagai salah satu tempat favorit keluarga Trump saat berlibur.

Awalnya, tak ada yang tahu siapa pembeli rumah tersebut. Belakangan diketahui rumah itu ternyata dibeli oleh konglomerat media asal Indonesia Hary Tanoe. Hal tersebut diketahui setelah koran terkenal di AS, The Washington Postmenurunkan laporan terkait pembelian rumah tersebut.

Dalam laporannya, mereka mengecek akta pembelian rumah dan menanyai petugas rumah. Hasilnya, dari akta diketahui putra sulung Trump, Donald Trump Jr menjual properti itu ke Hillcrest Asia Ltd, sebuah perusahaan yang terdaftar di Kepulauan Virgin Britania Raya.

Rumah itu dijual dengan harga 13,5 juta dolar AS atau senilai Rp 193 miliar. Dari akta itu juga diketahui alamat pembeli rumah tersebut berada di sebuah kondominium di Beverly Hills.

Berita Terkait : Darmin Pede DP Rumah Turun Dongkrak Daya Beli

“Kondominum itu dimiliki perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo, konglomerat media yang juga mencalonkan diri sebagai wakil presiden Indonesia pada 2014,” tulis The Washington Post, Kamis lalu.

Seorang petugas yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan bahwa rumah tersebut dibeli Hary Tanoe. Rumah yang dibeli Tanoe ini berdiri di lahan seluas 1.645 meter persegi. Rumahnya bergaya eropa, dibangun tahun 1927. Memiliki 5 kamar tidur dan 6 kamar mandi. Dan sebuah kolam renang di halaman.

Trump melalui perusahaan propertinya The Trump Organization, membeli rumah ini pada 2007 seharga 7 juta dolar AS atau senilai Rp 123,8 miliar. Tempatnya juga strategis. Persis di seberang Hotel Beverly Hills.


Putra ketiga Trump, Eric Trump menyebut rumah tersebut sebagai rumah indah yang biasa dinikmati keluarga selama bertahun-tahun. Namun, kata dia, setelah ayahnya terpilih jadi presiden, rumah tersebut jarang ditinggali.

“Karena itu sangat masuk akal melego rumah tersebut,” kata Eric yang kini memimpin Trump Organization.

Berita Terkait : Tanoe Yakin, Bisa Tambah Suara Perindo

Untuk diketahui, hubungan bisnis Hary Tanoe dengan Trump memang sudah terjalin lama. Jauh sebelum Trump dilantik jadi Presiden pada Januari 2017 lalu. Karena kedekatan itu, Hary Tanoe menjadi salah satu tamu yang diundang Trump dalam inagurasinya.

Saat ini, Trump dengan Hary Tanoe masih terjalin hubungan bisnis. Ada dua proyek yang sedang dibangun yaitu, membangun resor di Bali dan membangun lapangan Golf seluas 1.000 hektar, di Lido, Bogor. Dua proyek ini dinilai akan memilki valuasi lebih dari 500 juta dolar AS.

Hary Tanoe sendiri dikenal sebagai pebisnis pilih tanding. Ia salah satu konglomerat yang sukses menjadi taipan media. Melalui MNC Group, usahanya merambah ke mana-mana.

Mulai dari media, properti, finansial sampai transportasi. Sumber pendapatan bisnis terbesar Tanoe adalah dari MNC Media. RCTI, MNC TV dan Global TV adalah tiga stasiun televisi paling terkenal yang bernaung di bawah MNC Media.

Pendapatan iklan dari 3 stasiun televisi ini dalam satu tahun bisa mencapai Rp 5,92 triliun. Terbanyak di antara seluruh jaringan stasiun televisi lain. MNC Media juga punya pendapatan besar dari produk televisi berlangganan yaitu MNC Sky Vision.

Baca Juga : Kantor PLN Wamena Jadi Korban Demo Rusuh

Pendapatan dari sektor televisi berlangganan ini mencapai Rp 3,27 triliun. Belum lagi pemasukan dari MNC Kapital yang jumlah pendapatan per tahunnya mencapai Rp 1,03 triliun.

Pada sektor properti, MNC Land menghasilkan keuntungan Rp 1 triliun. Di luar itu, masih ada banyak lagi perusahaan-perusahaan lain yang menjadi sumber kekayaan Hary Tanoe, antara lain MNC Energi, MNC Bank, MNC Insurance.


Dengan perusahaan yang menggurita itu, harta Hary Tanoe terus bertambah. Berdasarkan itung-itungan yang dilakukan Forbes, total kekayaan Hary Tanoe sebesar 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 15,1 triliun. Jumlah tersebut membuat Tanoe bertengger di urutan 19 daftar orang terkaya di Indonesia. [BCG]