Bara Hasibuan: Tolak Pemulangan Rizieq Shihab Sebagai Syarat Rekonsiliasi

Klik untuk perbesar
Wakil Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak pemulangan Rizieq Shihab menjadi syarat rekonsiliasi. Syarat rekonsiliasi itu dinilainya akan menjadi preseden buruk bagi pemilihan presiden berikutnya.

"Mengenai persyaratan pemulangan Rizieq sebagai bagian dari rekonsiliasi, saya ingin menyerukan kepada presiden untuk menolak persyaratan tersebut karena ini bisa menjadi preseden buruk bagi pemilihan-pemilihan presiden berikutnya," ujar Bara di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (12/7).

Baca Juga : Genjot Ekonomi, Menteri Ani Pelototi Ekspor Dan Investasi

Lebih lanjut Bara mengatakan ide rekonsiliasi dengan pemulangan Rizieq Shihab adalah dua hal yang berbeda. Bara menilai seharusnya pihak yang kalah tidak mengajukan syarat untuk rekonsiliasi.

"Kalau itu dikaitkan dengan persyaratan, yang dalam hal ini adalah pemulangan Rizieq Shihab, itu merupakan suatu pengkhianatan atas ide rekonsiliasi tersebut. Seharusnya rekonsiliasi itu tidak mengajukan persyaratan-persyaratan dari pihak yang memang kalah," kata Bara.

Baca Juga : La Pulga Comeback Bulan Depan

Menurut Bara kunci dari rekonsiliasi itu agar bisa berhasil dan terlaksana adalah sikap kebesaran hati yang ditunjukkan oleh pihak yang kalah. Dalam hal ini memang belum ditunjukkan secara full oleh pihak Pak Prabowo.

Lebih lanjut Bara mengatakan kalau memang nanti kemudian memang persyaratan ini dipenuhi oleh presiden, maka itu akan menimbulkan kesan bahwa memang kasusnya Rizieq Shihab ini adalah bagian dari permainan politik dan itu sama sekali tidak sehat. Kita ingin bahwa memang betul-betul kasus dan ada banyak kasus yang dialami oleh Rizieq Shihab ini betul-betul pure karena masalah hukum gitu," jelasnya.

Baca Juga : Bank Mandiri Dongkrak Kinerja Petani Ciamis

“Apa yang terjadi pada Rizieq Shihab adalah murni masalah hukum, sehingga harus ditangani secara hukum dan tidak bisa dikaitkan dengan politik. Jika Jokowi mengabulkan pemulangan Rizieq Shihab, menurut Bara, hal itu akan menimbulkan kesan kasus Rizieq Shihab adalah bagian dari politik,” pungkasnya. [SRI]
 

RM Video