HUT Kemerdekaan RI ke-74

Warna Indonesia Turut Rawat Keberagaman Budaya

Klik untuk perbesar
Pentas budaya Warna Indonesia, ditutup dengan flashmob Maumere, yang diikuti oleh sekitar 200 peserta berpakaian adat dari seluruh Indonesia, di Pesona Square, Depok, Jawa Barat, Minggu (18/8). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Banyak cara memperingati Kemerdekaan RI ke-74. Di Depok, Komunitas Warna Indonesia menggelar acara pentas seni dan budaya untuk menjaga keberagaman dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indoneia (NKRI).

Ketua Komunitas Warna Indonesia, Winarna Mannasiswaya mengatakan, acara bertema "Bersatu Dalam Kebhinnekaan, Harmoni Dalam Keberagaman" merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya Indonesia. Winarna bilang, melestarikan budaya merupakan salah satu cara mengingatkan masyarakat, agar terhindar dari ancaman disintegrasi alias perpecahan bangsa.

"Acara ini dapat mengingatkan kita untuk saling bahu-membahu dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), agar terhindar dari disintegrasi bangsa yang mengarah kepada perpecahan bangsa. Bisa juga menjadi benteng bagi masyarakat dari pengaruh negatif budaya asing," kata Winarna, saat ditemui di Pesona Square, Depok, Jawa Barat, Minggu (18/8).

Menurutnya, peringatan Kemerdekaan RI ini mempunyai makna yang sangat penting. Dengan semangat kemerdekaan, masyarakat kembali meneguhkan tekad bahwa Indonesia adalah sebuah negara kesatuan yang tidak terpisahkan. Kendati secara geografis, negara ini terdiri atas lebih dari 17.508 pulau. Baik yang sudah berpenghuni maupun belum.

Berita Terkait : Balas Kekalahan, Timnas U-19 Indonesia Berhasil Tekuk Iran

"Walaupun berbeda-beda suku dan bahasa, namun Indonesia menunjukkan tolerasi yang tinggi dalam menjaga kerukunan dan kehormatan, bagi masing-masing agama dan budaya. Dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat dapat melihat keberagaman khasanah budaya Indonesia yang sangat unik dan perlu dilestarikan," jelasnya.

Selain patut dijaga kelestariannya, berbagai budaya dan tradisi yang dimiliki Indonesia juga harus dihormati. Penghormatan ini merupakan hal yang cukup penting, sehingga setiap masyarakat dapat melaksanakan adat istiadat maupun tradisinya.

"Masyarakat Indonesia juga harus bersyukur. Karena dengan keberagaman ini, negara kita dapat terus bersatu dan hidup berdampingan. Keberagaman ini merupakan kunci persatuan dan kesatuan bangsa, dan merupakan fondasi utama keberlangsungan negara kita. Keberagaman budaya merupakan hal yang harus dijalankan oleh masyarakatnya, agar dapat menjadi pengikat kesatuan antar masyarakat di Indonesia," jelasnya.


Dalam pentas budaya ini, juga digelar pergelaran pentas seni, tarian daerah, dan pakaian daerah dari seluruh Indonesia. Antara lain, Tari Pendet (Bali), Tari Titirah (Jawa Barat), Tari Yapong (Betawi), dan Tari Cik Cik Periuk (Kalimantan Barat) dan Poco-poco (Maluku).

Berita Terkait : Wow, HUT RI di Belanda Dipadati 1000 Tamu

Acara ditutup dengan flashmob Maumere, yang diikuti oleh sekitar 200 peserta yang berpakaian adat dari seluruh Indonesia.

 

Winarna menjelaskan, acara seperti akan terus diadakan untuk terus mengingatkan masyarakat akan kekayaan Indonesia. "Kami sering mengadakan kegiatan sosial di beberapa daerah, terutama di Jabodetabek," katanya.

Warna Indonesia merupakan komunitas lintas alumni Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia, yang berdomisili di Jabodetabek. "Fokus kegiatan kami di bidang pluralisme. Keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia harus kita jaga dan kita rawat," tegasnya.

Berita Terkait : Sesmenpora : Persahabatan Pemuda Indonesia-Malaysia Harus Dijaga

Terpisah, Ketua PCNU Depok, KH Achmad Solechan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, acara itu mengingatkan warga Depok untuk menjaga keragaman budaya Indonesia.

"Acara seperti ini sangat bagus. Kami berharap, kegiatan ini lebih sering dilakukan. Ini bermanfaat untuk mempererat silaturahmi warga Depok yang terdiri beragam suku, budaya dan agama," kata Achmad.

"Keberagaman dan kekayaan negara kita diakui dunia. Berbagai daerah di Indonesia, memiliki keberagaman budaya dan tradisi yang harus selalu kita jaga kelestariannya, sebagai pondasi utama yang dapat menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa," pungkasnya. [DIR]