Kapolda Jatim Pastikan Tak Ada Rasisme Terhadap Mahasiswa Papua

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menegaskan tidak ada anggotanya yang mengucapkan kata-kata rasis saat mengamankan 43 mahasiswa Papua terkait adanya temuan pembuangan bendera Merah Putih di depan asrama Papua di Surabaya, Jumat (16/8).

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera membantah adanya isu rasis dengan ucapan kata hewan terhadap mahasiswa Papua.

Berita Terkait : Menhan Doakan Generasi Muda Papua Kelak Banyak Jadi Pemimpin


"TIdak ada anggota kepolisian yang menyampaikan kata kata rasis. Kalaupun ada OKP (organisasi kepemudaan) kami akan lakukan penyelidikan," ujarnya seperti dikutip Antaranews, Senin (18/8).

Barung juga mengatakan, hingga saat ini polisi tidak melakukan penahanan terhadap mahasiswa Papua, tapi hanya mengamankan puluhan mahasiswa Papua yang ada di Surabaya agar tidak terjadi bentrok dengan organisasi masyarakat.

Berita Terkait : Indofood Beri Bantuan Dana Riset Ke 63 Mahasiswa

Pengamanan pun tidak berlangsung lama, karena pada malam harinya para mahasiswa telah dipulangkan.


"Kami tegaskan tidak ada penahanan, tidak ada penangkapan, yang ada kami mengamankan 43 mahasiswa tersebut dikarenakan situasi dimana ada masyarakat dan beberapa OKP, ormas akan masuk. Kalau tidak diamankan, akibatnya justru terjadi bentrok masyarakat dengan mahasiswa," tutur Barung. (NOV)