Sedang Asyik Bermain Di Kawasan Proyek Double Track KA Jurusan Sukabumi-Bogor

Sukabumi Longsor Lagi, 1 Anak Tewas

Klik untuk perbesar
Proses evakuasi anak-anak yang menjadi korban longsor di proyek jalur KA ganda (double track) jurusan Sukabumi-Bogor, Kamis (10/1).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Belum sirna duka akibat longsor di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi pada Senin (31/12), kini Sukabumi kembali mengalami longsor di kawasan proyek jalur kereta ganda (double track) jurusan Sukabumi-Bogor secara tiba-tiba di Kampung Nyalindung (Astana Gunung), Desa Cicurug, Kamis (10/1) pukul 16.00 WIB.

Kali ini, yang jadi korban adalah 6 anak yang sedang bermain-main di dekat proyek jalur kereta tersebut. "Dalam musibah longsor di jalur kereta api ganda ini, 1 anak meninggal dunia, 3 luka-luka, dan 2 selamat. Saat kejadian, keenam anak-anak itu sedang bermain di lokasi pembangunan double track jalur KA jurusan Sukabumi-Bogor. Lalu, tiba-tiba saja longsor terjadi," jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (10/1) malam. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi langsung berkoordinasi dengan pihak Muspika, Babinkamtibmas, dan masyarakat sekitar untuk melakukan evakuasi dan pendataan di lokasi kejadian.

Sementara itu, supervisor proyek double track, Junaedi, mengatakan, saat longsor terjadi, anak-anak sedang bermain di kubangan sekitar proyek. "Sudah ada empat kali kami peringatkan, agar anak-anak itu tidak bermain di sini. Namun, mereka tak menggubris dan ternyata tertimbun tebing longsor," kata Junaedi. [HES]

RM Video