Pengamat Medsos Nukman Luthfie Meninggal Dunia

Klik untuk perbesar
Almarhum Nukman Luthfie banyak mengedukasi masyarakat melalui media sosial. (Foto: Dok. Pribadi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pengamat media sosial Nukman Luthfie meninggal dunia pada Sabtu (12/1) pukul 22.15 WIB.  Kabar duka ini disampaikan adik kandung Nukman, Nuruddin Lazuardi melalui akun Facebook-nya.

 "Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal dunia kakak kandung kami Nukman Luthfie, beberapa menit lalu di Yogyakarta. Mohon doanya dan pintu maaf agar dilapangkan kuburnya," demikian bunyi status Nuruddin.

Kabarnya, Nukman akan dimakamkan di Kendal, Jawa Tengah. Sebelum tutup usia, Nukman sempat dirawat di rumah sakit Bethesda Yogyakarta selama seminggu, karena sakit stroke. 

Ungkapan duka pun mengalir di linimasa. Akun Twitter dan Instagram @nukman dibanjiri ucapan belasungkawa. Tagar #RIPNukman pun menghiasi trending topic Twitter Indonesia.

Lembaga Anti Korupsi KPK @KPK_RI menulis,"Turut berduka cita atas wafatnya Nukman Luthfie @nukman seorang pegiat anti korupsi yang senantiasa melantangkan dukungan dan kritikannya terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. Semoga diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa".

Putri Gus Dur Alissa Qotrunnada Wahid juga menulis dalam akunnya, @AllisaWahid. "Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun. Telah berpulang ke Rahmatullah, pakde @nukman sekitar pk. 22.15 di Yogyakarta. Akan dimakamkan di Kendal. Lahul Fatihah," begitu tulisnya.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi juga menyampaikan ucapan belasungkawa. "Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Semoga Mas @nukman dilapangkan kuburnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tulisnya dalam akun @BurhanMuhtadi.

Nukman lahir di Semarang, 24 September 1964. Ia meneruskan pendidikan menengahnya di SMA 3 Semarang pada 1981, dan melanjutkan ke Teknik Nuklir Universitas Gajah Mada pada tahun 1983.

Sebelum banyak berkiprah di dunia media sosial, Nukman pernah menjadi Reporter Senior Majalah "Prospek" dan Jurnalis "Bisnis Indonesia". Setelah itu, ia berkarier sebagai Direktur Internet Service Agrakom, Direktur Pemasaran dan Direktur IT Agrakom, CEO Virtual Consulting, dan Online Strategist Virtual Consulting. [HES]

RM Video