Ngeri, Narkoba Menyusup Kemasan Abon Lele & Teri Medan

Klik untuk perbesar
Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono saat memimpin konferensi pers ditemukannya narkoba dalam kemasan abon lele dan teri medan, Jumat (18/1). (Foto: Tribrata News Polri)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Modus peredaran narkoba makin menggila. Tak cuma melalui permen, kukis, coklat dan brownies, kini barang laknat itu juga diselipkan di dalam kemasan abon lele dan teri medan. Modus terakhir ini dilakukan jaringan Banjarmasin.

Berita Terkait : Serem, Tiap 16 Menit Sekali Terjadi Kejahatan Di Jakarta


Hal ini diungkap Polda Metro Jaya dalam di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/1). "Subdit I Direktorat Resnarkoba Polda Metro Jaya telah berhasil mengungkap narkotika dalam kemasan abon lele dan teri medan jaringan Banjarmasin – Jakarta dengan 6,5 kg sabu-sabu, 57.578 butir ecstasy dan 15,19 gram ganja," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Argo Yuwono.

Baca Juga : AS Dan Korut Diam-diam Bahas Rencana Pertemuan Ke-3 Trump dan Kim Jong Un

Berawal dari laporan masyarakat, Polda Metro Jaya berhasil menangkap 11 tersangka dalam kasus tersebut, yang ditangkap di lokasi yang berbeda-beda. 11 tersangka berinisial HAR, FIR, AH, GZ, NR, AR, AW, ZN, TON, FM, dan YAH.

Baca Juga : Peternak Menjerit, Biaya Pakan Lebih Mahal Dari Harga Jualnya


Para tersangka tersebut dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman mati. [HES]  

RM Video