Bawa Calon Bini Ke OSO

Ahok Sayang-sayangan

Klik untuk perbesar
Ngobrol: Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang menerima Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di kediamannya, Jakarta, Kamis (24/1) malam. (Foto: OSOTV)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ahok gerak cepat. Tak lama bebas dari penjara, eks gubernur Jakarta ini sudah membawa calon istrinya ke rumah Oesman Sapta Odang alias OSO. Di depan Ketua DPD ini, Ahok nggak malu menunjukkan kemesraan dengan calon istrinya ini.

Momen ini direkam dalam video yang diunggah di situs Youtube oleh osotv channel, Jumat (26/1). Kunjungan ke rumah OSO dilakukan Ahok dan calon istrinya, Puput Nastiti Devi sehari sebelumnya.

Ada dua video yang diunggah. Pertama, berjudul “Exclusive! Ahok Temui OSO Minta Restu Menikah”. Di awal video berdurasi 14 menit 33 detik itu, OSO bertanya ke Ahok soal isu pernikahannya. “Bener ya, mau nikah?” tanya OSO yang mengenakan safari krem lengan panjang.

“Iya lah, mama saya suruh nikah,” jawab Ahok yang mengenakan kemeja biru lengan panjang digulung. Ahok pun menceritakan, mamanya menyuruhnya menikah karena tak ada yang mengurusnya. “Ini yang Polwan itu?” tanya OSO lagi. “Polwan,” jawab Ahok.

OSO pun penasaran, di mana Ahok bertemu dengan calon istrinya ini. Eks gubernur DKI ini menceritakan, Bripda Puput dulunya adalah pengawal mantan istrinya, Veronica Tan. Saat itu Ahok mengaku tidak tertarik dengan Puput. “Biasa aja. Nggak ada pikiran mau sama Polwan, di mana logikanya,” tutur Ahok. Namun, ceritanya terpotong karena video itu disunting.

Berita Terkait : #AhokPindahAgama Jadi Trending Topic

Cerita kemudian berlanjut ketika Ahok mengenalkan Puput kepada mamanya. Maksudnya, untuk minta restu. Apa kata Mama Ahok? Jawaban mama Ahok membuat OSO tertawa. “Mama saya bilang, ‘kalau dia mau sama kamu, untung loh Hok. Saya nggak yakin, dia mau sama lu Hok. Beda 31 tahun’,” ungkap Ahok menirukan perkataan mamanya. Puput, saat ini baru berusia 22 tahun.


Cerita kemudian bergeser ke soal garis tangan. Ahok menyebut, ketika mulai tertarik dengan Puput, seorang temannya datang. Orang Chinese. Kawannya bilang, jika ingin mencari jodoh, maka Ahok harus mencari yang garis tangannya sama.

“Kata dia, ‘Istrimu yang dulu itu nggak punya nasib dampingin. Kalau orang Chinese itu percaya, nggak bisa terima itu hoki’,” ujar Ahok menirukan perkataan sang teman. Mulanya, Ahok tak percaya. Soalnya, garis tangan setiap manusia dipikirnya berbeda.

Tapi, Ahok penasaran. Dia pun meminta temannya membaca garis tangan Puput. “Aku penasaran boleh nggak panggil dia (Puput) datang, panggil itu anak datang. Ini kira-kira gimana.Ternyata, persis sama (garis tangan),” beber eks Bupati Belitung Timur itu.

Puput pun kemudian dipanggil ke dalam rumah OSO. Tadinya, dia disebut Ahok menunggu di mobil. Puput pun masuk. Mengenakan baju hitam lengan panjang dan celana panjang hitam, Puput berkenalan dengan OSO. Dia tampak santun. “Senang berkenalan dengan Bapak,” ujar Puput.

Berita Terkait : Bebas Minggu Depan, Ahok Tak Mau Disambut

Karena tengah membahas garis tangan, Ahok pun meminta Puput duduk sembari menghadapkan kedua telapaknya ke depan. Sementara Ahok berdiri di belakang kursinya, juga dengan pose tangan yang sama. “Wah, sama, memang jodoh,” ucap OSO diamini perempuan yang tidak tersorot kamera. “Amin,” sambung Puput.

Ahok pun bilang, sejak ada Puput, kondisi mamanya jadi sehat. Kolesterolnya di bawah 200. “Karena udah tau anaknya ada yang urusin, hehehe,” ujar Puput. Ahok bilang, mamanya memang sudah menitipkan dirinya kepada Puput untuk diurusi. “Mama udah percaya sama saya,” seloroh Puput. “Ya udah, cepet-cepet,” ucap OSO yang diamini Puput.

Sementara dalam video kedua berjudul “Exclusive! OSO Beri Hadiah Ahok Batu Cincin”, Ahok-Puput lebih mengumbar kemesraannya. Dalam video berdurasi sekitar 6 menit ini, terungkap kedatangan Ahok ke rumah OSO salah satunya untuk mengembalikan cincin yang dipinjamkan Ketum Hanura itu kepadanya ketika di penjara. Cincin itu berwarna perak, mengikat batu merah. “Sekarang begitu keluar, dia langsung kembalikan ke saya,” tutur OSO.


Kemudian, OSO bilang, cincin ini akan terus berada di jari Ahok selamanya. “Sekarang lu jaga berdua. Kalau dulu kan jaga sendiri ya,” goda OSO.

Puput lalu mengungkapkan panggilan sayangnya untuk Ahok. Apa itu? “Saya manggil bapak, yeobo,” ungkap Puput. “Yeobo tuh bahasa Korea honey, ini korban film-film asmara, Korea,” seloroh Ahok menjelaskan ke OSO. Sebaliknya, Ahok memanggil Puput dengan sebutan buin yang berarti istri dalam bahasa Korea.

Berita Terkait : Dirikan Yayasan Didukung, Jadi Politisi Lagi Ditentang

Ahok kemudian mendemonstrasikan kehebatan batu pemberian OSO. Pertama, dia menyiramnya dengan air. Hasilnya, batu itu menyala terang. Kemudian, batu dicelupkan ke dalam gelas dan disandingkan dengan tiga gelas lain. Cahayanya, tembus. “Ini 7 gelas masih tembus,” kisah Ahok. “Aku nggak tahu ini barang dari mana,” imbuhnya.

Karena kehebatannya, Ahok pun menambahkan, cincin itu jadi pusat perhatian para polisi. “Itu semua polisi kaget. Kita ini main sulap terus selama di penjara. Itu batu apa merah delima ya, mereka semua debat. Jadi selama di penjara itu jadi sulap,” seloroh Ahok disambut tawa OSO.

OSO kemudian menceritakan alasannya, kenapa dia memberi cincin itu kepada Ahok. Menurutnya, hanya Ahok yang pantas menyimpan cincin yang katanya bernama “mirah” itu. “Saya masih bisa sejuk, Pak Ahok gak bisa sejuk. Jadi kalau ada batu ini, bisa sejuk,” papar OSO.

Puput pun langsung menimpali. “Sekarang udah berubah pak, udah jadi orang yang sabar,” ujarnya sambil mengelus- elus pundak Ahok. Ahok mengangguk- angguk. “Sekarang jadi wong jowo, Basuki,” imbuh Puput disambut tawa OSO dan Ahok.  [OKT]
 

RM Video