Ada 2 Guguran Lava Pijar Yang Teramati

Merapi Alami 5 Guguran Berdurasi 14-37 Detik

Klik untuk perbesar
Guguran lava pijar Merapi yang kedua, terpantau pada pukul 05.14 WIB. (Foto: BPPTKG, Kementerian ESDM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Berdasarkan data seismik, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Merapi di Yogyakarta, mengalami 5 kali guguran dengan durasi 14-37 detik pada Senin (28/1) periode 00.00-06.00 WIB. Ada 2 guguran lava pijar yang teramati.


Pertama, pada pukul 01.00 WIB. Guguran tersebut mengarah Kali Gendol, dengan jarak luncur 400 m. Kedua, pada pukul 05.14 WIB. Guguran juga mengarah Kali Gendol. Kali ini, jarak luncurnya 350 m.

Berita Terkait : Pagi Ini, Merapi Alami 8 Gempa Guguran

Dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, secara visual diperoleh data suhu udara 21.0 °C, kelembaban 74 %rh, tekanan udara 915.8 hpa, dan kecepatan angin 7.2 km/jam ke Barat. Sedangkan dari PGM Jrakah, diperoleh data suhu udara 19 °C, kelembaban 97 %rh, tekanan udara 856.9 hpa, dan kecepatan angin 4 km/jam barat laut.


Dari PGM Ngepos diperoleh data suhu udara 20.3 °C, kelembaban 39 %rh, tekanan udara 942.4 hpa, angin tenang. Sedangkan via PGM Babadan, terlihat cuaca cerah, suhu udara 17.8 °C, kelembaban 65 %rh, tekanan udara 871 hpa, angin tenang.

Berita Terkait : Hari Ini, Merapi Keluarkan 6 Awan Panas Wedhus Gembel

Hingga saat ini, status Merapi masih berada di Level II (waspada). Masyarakat, khususnya yang berada di Kawasan Rawan Bencana III dihimbau untuk tetap tenang seperti biasa, dan selalu mengikuti info aktivitas Merapi. Radius 3 km dari puncak Merapi, agar dikosongkan dari aktivitas penduduk. [HES]

RM Video