Masuk PDIP

Ahok Nguntungin, Apa Ngerugiin?

Klik untuk perbesar
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri (kiri) dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: IG @basukibtp)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tak hanya sudah menentukan calon istri baru, ternyata Ahok sudah menentukan pilihan partai baru. Dia menambatkan hatinya pada PDIP. Mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga mantan narapidana kasus penodaan agama itu, sudah menjadi anggota resmi PDIP sejak 26 Januari 2019, atau dua hari setelah dia keluar dari bui.

Baca Juga : Ketua MPR: Semangat Perkokoh Persatuan dan Regenerasi dari Kabinet Baru

Pertanyaanya, apakah bergabungnya Ahok bakal menguntungkan PDIP atau justru merugikan?

Baca Juga : Jadi Menperin, Agus: Sulit Gantikan Airlangga

Guru Besar Politik Universitas Indonesia (UI) Prof Budyatna menyatakan, masuknya Ahok bakal membawa keuntungan bagi partai besutan Megawati Soekarnoputri. Sebab, Ahok memiliki banyak pendukung. Bukan cuma soal jumlah, para pendukung Ahok ini juga loyal dan fanatik.

Baca Juga : Komentar Media Asing Soal Menteri Prabowo Hingga Nadiem

"Ini jelas menguntungkan PDIP. Dia akan membawa suara. Ahok punya banyak pendukung. Tak cuma di Jakarta, tapi juga di seluruh Indonesia. Elektabilitas PDIP akan naik di Pileg," ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (9/2) malam.
 Selanjutnya