Benarkan Tuduhan Melecehkan Perempuan

Manajer Persija : Soal Simic, Kami Masih Menunggu Perkembangan Kasusnya

Klik untuk perbesar
Marko Simic terancam dibui. (Foto : istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Manajer Persija Jakarta, Marsma TNI Ardhi Tjahjoko membenarkan bila Marko Simic diduga melakukan pelecehan terhadap seorang wanita. Bahkan Simic dan beberapa pemain Persija sempat tertahan di imigrasi.

"Perihal Marko Simic apa yang bisa saya sampaikan saat ini adalah kami dalam posisi menunggu perkembangan, dan hasil dari penyelidikan yang tengah dilakukan oleh pihak yang berwajib. Dan kami sangat menghormati hal tersebut," ujarnya kepada media di Jakarta, Selasa (12/2).

Namun dikatakannya, soal peristiwa pelecehan tersebut tidak diketahui oleh sesama pemain Persija yang  saat itu berada di dalam pesawat.

Berita Terkait : Persija Tanpa Marko Simic Sampai 9 April

"Benar memang ada tuduhan terjadi tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Simic, namun demikian kami dan seluruh penumpang di dalam pesawat tidak ada yang menyaksikan kejadian tersebut. Sehingga hal tersebut sekali lagi masih sekedar tuduhan," tambahnya.

Yang pasti lanjutnya, kondisi Marko Simic sendiri dalam keadaan yang sangat baik, dan siap untuk bertanding hari ini. "Demikian yang dapat kami sampaikan atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih," pungkasnya.

Sebelumnya, Simic dilaporkan terancam dipenjara di negeri Kangguru. Itu lantaran penyerang asal Kroasia tersebut diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita. Dilaporkan, Simic berada di pesawat dari Bali menuju Sydney pada Minggu 10 Februari 2019 lalu.

Berita Terkait : Persija Ogah Ngeper Di Kandang Lawan

Dalam penerbangan tersebut, Simic duduk di sebelah wanita, yang diduga jadi korbannya. Wanita yang tak diungkap identitasnya tersebut mengaku disentuh oleh Simic. Dan, Simic melakukan tindakan yang tak senonoh.

Sang wanita juga melaporkan, Simic melakukan tindakan tersebut tanpa izin darinya. Ini yang membuat wanita tersebut marah. Ketika ingin keluar dari bandara, polisi federal Australia langsung menginterogasi Simic.

Tapi, bomber 31 tahun tersebut diizinkan masuk ke wilayah. Saatini, Simic terlihat telah meninggalkan gedung pengadilan dengan mengenakan kaos putih polos dan celana training hitam tanpa berkomentar banyak. Ketika ditanyakan wartawan apakah dia menikmati kunjungan pertamanya di Australia, Simic hanya menjawab singkat. "Tentu saja."

Berita Terkait : Macan Kemayoran Tanpa Beban

Jika terbukti melakukan tindakan pelecehan tersebut, Simic bisa diancam hukuman penjara oleh pengadilan Australia. Dan belum bisa dipastikan apakah dia akan tetap bermain memperkuat Persija pada laga malam ini atau tidak. [WUR]

 

 

RM Video