Pagi Ini, Merapi Alami 8 Gempa Guguran

Klik untuk perbesar
Lava pijar Gunung Merapi yang terpantau Badan Geologi pada Minggu (24/2) pukul 01.36 WIB. (Foto: Badan Geologi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, Minggu (24/2) pagi ini, Gunung Merapi di Yogyakarta tercatat mengalami 8 kali gempa guguran. Gempa guguran tersebut terpantau dalam periode waktu pukul 00.00-06.00 WIB.

Berdasarkan data seismik, 8 gempa guguran tersebut tercatat dengan durasi 23-92 detik. Terpantau dari CCTV, 2 kali guguran lava ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak 200-900 m. 

Berita Terkait : Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas dan Letusan Setinggi 3.000 Meter

Status Gunung Merapi hingga kini belum berubah, masih berada di level II (Waspada) sejak 22 Mei 2018. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida, mengatakan penetapan status aktivitas Gunung Merapi baru dilakukan pada 1990-an. Sejak ada penetapan status tersebut, posisi status Merapi pada level waspada saat ini merupakan yang terlama. 

Terkait status ini, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 3 km dari puncak kawah. Aktivitas pendaki ditiadakan, kecuali untuk penelitian yang berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Masyarakat yang tinggal di KRB III, diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi.

Berita Terkait : Hari ini 4 Gempa Susulan Guncang Ambon

Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitasnya akan segara ditinjau kembali.

Tak kalah penting, masyarakat diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya, dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah. Atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat. [HES]

Berita Terkait : Sampai Pagi Ini, Ambon Digoyang 245 Gempa Bumi