Pasca Gempa 6,8 M

Situasi Kondusif, Warga Banggai Sudah Kembali Ke Rumahnya

Klik untuk perbesar
Sejumlah warga Banggai kembali ke rumahnya, usai gempa berkekuatan 6,8 M, Jumat (11/4). (Foto: Antara)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Berdasarkan pantauan Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), situasi masyarakat di beberapa wilayah pasca gempa M 6,8 pada Jumat (12/4), pukul 18.40 WIB sudah mulai kondusif. Masyarakat yang mengungsi, sebagian sudah pulang ke rumahnya.

Pengungsian sempat teridentifikasi di Kabupaten Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah hingga Jumat tadi (12/4). ⁣ ⁣


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Banggai melaporkan pada Sabtu (13/4) pukul 06.00 WIB, 1.300 KK penyintas tersebar di 4 titik. Yaitu halaman Kantor Bupati, Masjid An-Nur Komplek Perkantoran, Gedung DPRD, dan Kantor Polres telah kembali ke rumah mereka.

Baca Juga : Honda BeAT Street Punya Baju Baru

Penyintas pulang ke rumahnya secara mandiri. Sebagian di antar oleh BPBD.⁣ ⁣ Kondisi masyarakat di Kota Palu, Luwu, Banggai, Kepulauan Banggai kini sudah kondusif.

Beberapa warga di Kabupaten Banggai masih ada di pegunungan karena rasa takut. Demikian juga mereka yang ada di Kabupaten Kepulauan Banggai. Namun, sebagian besar warga yang awalnya mengungsi, telah kembali ke rumah masing-masing. ⁣ ⁣


Meski Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah mengakhiri peringatan dini tsunami sejak semalam, warga tak seketika  mau kembali ke rumahnya. Mereka tetap memilih mengungsi di bukit-bukit atau di daerah yang tinggi.⁣ ⁣

Baca Juga : Bersinar di Kabinet Jokowi-JK, Amran Diibaratkan Ronaldo dan Messi

Arti dari peringatan dini tsunami diakhiri adalah, Pemda dapat mengarahkan warganya dapat kembali ke rumahnya masing-masing. Kondisi aman dari tsunami.

Namun demikian, di lapangan, tidak mudah untuk meyakinkan masyarakat. Apalagi, jeda waktu antara peringatan dini evakuasi dan diakhiri, terbilang pendek. Sehingga, masyarakat tetap di pengungsian.⁣ ⁣


Sementara itu, gempa dengan kedalaman 17 km telah mengguncang kuat di Kabupaten Taliabu, sehingga membuat masyarakat panik dan mengungsi ke tempat aman. [HES]

RM Video