Pagi Ini Merapi 5 Kali Gempa Guguran, Warga Diminta Waspada

Klik untuk perbesar
Aktivitas Gunung Merapi pada Selasa (23/4). (Foto: Antara)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Aktivitas Gunung Merapi kembali meningkat. Pagi tadi, gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami lima kali gempa guguran.

Seperti dikutip antaranews.com, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Hanik Humaida mengatakan, lima kali gempa guguran itu terekam selama pukul 00.00-06.00 WIB. Amplitudonya 3-35 mm dan berdurasi durasi 22-81 detik.

Baca Juga : Ini Pesan Gus Mus Untuk Jokowi di Hari Pelantikan

BPPTKG juga mencatat satu kali gempa embusan dengan amplitudo lima mm dan durasi 21.3 detik, satu kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo lima mm selama 14 detik. Satu kali gempa hibrida dengan amplitudo lima mm selama 12 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan adanya asap putih tipis setinggi 150 meter di atas puncak kawah Merapi. Di gunung api, angin bertiup lemah hingga sedang ke arah selatan, suhu udara 17-20 derajat Celsius, kelembaban udara 69-83 persen, dan tekanan udara 565-706 mmHg.

Baca Juga : Marquez Juara, Honda Kunci Gelar Konstruktor

Hingga kini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Untuk sementara, tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG meminta warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. BPPTKG mengimbau warga sekitar kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan karena jarak luncur awan panas guguran Merapi semakin jauh. [USU]