Ingatkan Keturunan Arab

Hendropriyono: Bukan SARA

Klik untuk perbesar
AM Hendropriyono (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - AM Hendropriyono turun gunung. Lama tak bicara di media, kemarin eks kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) ini mengingatkan sejumlah WNI keturunan Arab agar tak jadi provokator. Lebih baik jadi pengayom dan ikut menenangkan masyarakat.

Hendro menegaskan, peringatannya ini tak ada tendensi SARA. Hendro tampaknya kesal dengan berbagai omongan Rizieq Shihab yang ada di Mekkah, Arab Saudi. Dia menilai, omongan Rizieq sudah seperti provokator. Karena itu, dia mengingatkan Rizieq dan WNI keturunan Arab agar tidak jadi provokator.

Hal ini disampaikan Hendro usai mengunjungi Lemhannas, untuk bertukar pikiran dengan pejabat di sana, terkait permasalahan Indonesia saat ini.

Berita Terkait : Hendropriyono: Percayakan Urusan Menteri Pada Presiden

“Saya peringatkan Rizieq, Yusuf Martak, dan orang-orang yang meneriakkan revolusi. Itu inkonstitusional, merusak disiplin, dan tata tertib sosial. Jangan seperti itu,” kata Hendro kepada wartawan, Selasa (7/5).

Hendro menilai, warga keturunan Arab sebenarnya sangat dihormati oleh masyarakat. “Di kampung- kampung kita, masih bisa lihat, orang Arab datang, diciumi tangannya. Berarti, posisi mereka kan berada pada tempat yang dimuliakan. Langsung atau tidak langsung, mereka diakui sebagai pemimpin informal, informal leader,” ungkapnya.

Dengan posisi yang mulia seperti itu, Hendro mengimbau agar para warga keturunan Arab mengayomi masyarakat. “Jangan malah memprovokasi revolusi, memprovokasi untuk turun melakukan gerakan politik jalanan. Itu inkonstitusional,” ingatnya lagi.

Berita Terkait : KLHK Tingkatkan Kesiapsiagaan Atasi Kebakaran Hutan di Bulan September

Hendro menyebut, keturunan Arab juga berjuang untuk Republik Indonesia. Demikian juga warga keturunan China. Ia menegaskan, peringatan ini tidak ada tendensi SARA.

“Nenek moyang saya ada Arabnya juga. Saya nasionalis, saya tidak membenci mereka. Tidak ada urusan SARA, saya justru mengingatkan mereka itu punya peran penting di masyarakat,” kata Hendro.

Ia lantas mengapresiasi sejumlah tokoh keturunan Arab, yang dihormati dan sangat berperan di Indonesia. Menurutnya, lebih banyak warga keturunan Arab yang mengabdi di tengah masyarakat.

Berita Terkait : PDIP: Pertemuan Prabowo dan Hendro Perkuat Persatuan


"Saya mengimbau agar para jamaah, begitu kaum Arab WNI menyebut diri mereka, bergabung dalam paguyuban Hadromi yang dipimpin Bapak Mohammad Alkatiri. Di bawah naungan organisasi tersebut, jiwa nasionalisme dapat tertempa. Sehingga, jauh dari sifat provokasi,” kata Hendro.

Dia menuturkan, ini bukan untuk kepentingan apa pun. Hendro hanya ingin, masyarakat memperoleh jalan yang baik dan benar. Hendro juga mengkritisi soal banyaknya tuduhan hasil pemilu penuh kecurangan. Dia, merasa heran.
 Selanjutnya