Turunkan Harga Bawang Putih

Kementan Sudah Operasi Pasar di 40 Pasar di DKI

Klik untuk perbesar
Operasi pasar bawang putih Kementan di Pasar Petojo Ilir, Jakarta, Jumat (10/5). (Foto: Humas Kementan)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan operasi pasar untuk menekan harga bawang putih. Selama lima hari, Kementan sudah menggelar operasi pasar di 40 pasar di DKI Jakarta. Jumlah bawang putih yang digelontorkan sudah mencapai 200 ton. 

Bawang putih dalam operasi pasar ini dijual Rp 25 per kilogram. Di setiap operasi pasar, masyarakat begitu antusias untuk membeli.

Berita Terkait : Kementan Mantapkan Model Korporasi Petani Cabe


Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Ditjen Hortikultura Kementan Moh Ismail Wahab menyebut, operasi pasar serentak yang terus dilakukan untuk mempercepat proses stabilisasi pasokan dan harga bawang putih di pasar.

"Kementan ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Puasa dan Lebaran nanti dengan tenang dan happy. Kami gelontorkan pasokan bawang putih langsung ke pasar eceran supaya lebih tepat sasaran dan harga juga lebih cepat kembali normal. Tentu tidak serta merta harga turun drastis namun dampak operasi pasar mulai terlihat dan dirasakan," ujar Ismail, Jumat (10/5).

Berita Terkait : Luncurkan BUN500, Kementan Targetkan Perkebunan Nomer Satu Dunia di 2024

Dia mengklaim, operasi pasar ini sudah membuahkan hasil. "Nyatanya harga bawang putih hari ini rata-rata seluruh DKI Jakarta mulai bergerak turun sebesar Rp 2.617 per kilogram. Sementara di pasar induk Kramat Jati hari ini rata-rata Rp 30 ribu per kilogram", terangnya.


Ismail menyebut, selain di Jakarta, operasi pasar juga dilakukan di Lampung, Padang, Medan, dan beberapa kota besar lainnya. "Jika trend ini terus berlanjut, saya optimis harga eceran bisa normal di kisaran Rp 30 ribu per kilogram," sambungnya. 

Berita Terkait : Stabilkan Wilayah Timur, Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Putih di Kupang

Di Pasar Petojo Ilir, Tanah Abang Blok G dan Karanganyar, operasi pasar diwarnai antusias pedagang eceran dan kaum ibu rumah tangga. Lien, pedagang eceran di Tanah Abang, mengaku senang dengan adanya operasi pasar ini. Bahkan dirinya mengaku sudah menunggu sejak pagi.

"Timbangannya juga pas, 20 kilogram per karung. Saya timbang sendiri. Insya Allah kalau barang banyak begini harga bisa cepat normal. Bagus kalau ini terus berlanjut," ucap Lien. [KAL]

RM Video