Keinginan Bamsoet Saat Ini Cuma Selesaikan Tugas Ketua DPR dengan Baik

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Bambang Soesatyo memastikan bahwa sampai saat ini dirinya tidak memiliki keinginan menjadi ketua umum Partai Golkar. Dirinya sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan tugasnya sebagai ketua DPR dengan baik sampai akhir masa jabatan pada 30 September 2019.

Pernyataan ini disampaikan Bamsoet, sapaan akrab Bambang, menyikapi adanya dorongan dari kader-kader muda Golkar agar dirinya menjadi ketua umum partai berlambang beringin tersebut. "Jujur saya tidak memiliki keinginan apa pun kecuali ingin menyelesaikan tugas dan tanggung jawab saya sebagai ketua DPR RI dengan baik," tuturnya, di Jakarta, Senin (17/6).

Namun demikian, Bamsoet mengucapkan terima kasih kepada kader-kader muda yang tergabung dalam berbagai organisasi kepemudaan Partai Golkar yang ingin dirinya maju sebagai calon ketua umum partai Golkar. "Saya anggap ini sebagai bentuk aspirasi arus bawah," tuturnya.

Berita Terkait : Tandatangani Ikrar Kebangsaan, Freeport Harus Bangun Papua Berdasarkan Prinsip Keadilan

Berkaitan dengan hal tersebut, menyampaikan dua hal. Pertama, Partai Golkar adalah partai terbuka yang menjujung demokrasi. "Sehingga sebaiknya kita tidak perlu alergi. Justru, tugas kita adalah mendorong agar muncul sebanyak-banyaknya kader muda partai Golkar meramaikan bursa caketum partai Golkar. Semakin banyak semakin bagus bagi partai Golkar. Artinya kaderisasi berjalan dengan baik. Kita juga perlu memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Partai Golkar yang telah menyatakan secara terbuka akan maju lagi memimpin Golkar untuk periode 2019-2024," tuturnya.

Kedua, terkait desakan kader-kader muda Partai Golkar terhadap dirinya, Bamsoet menyampaikan agar semua menahan diri. Jangan ribut-ribut dulu sampai hasil keputusan MK yang menetapkan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia 2019-2024 pada 28 Juni 2019. 

"Beri saya waktu. Karena sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Soksi dan kader sekaligus pengurus harian Partai Golkar saya harus minta pertimbangan dan berbagai masukan selain dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga dari para senior dan sesepuh Golkar. Termasuk Plt ketua umum Depinas Soksi Bobby Suhardiman," tuturnya.

Berita Terkait : Riding Kebangsaan Persatukan Komunitas Motor Besar dan Motor Kecil dalam Bingkai NKRI

Dengan posisi dirinya sebagai Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Bela Negara FKPPI, Bamsoet juga merasa dirinya harus minta pandangan Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto Soerjosoemarno dan Pontjo Sutowo sebagai Ketua Umum FKPPI.

"Lebih dari itu, karena Partai Golkar adalah partai pengusung Bapak Jokowi sebagai Presiden RI dan partai pendukung Pemerintah, saya juga perlu pandangan dan pertimbangan beliau. Termasuk juga pandangan para ketua umum partai politik sebagai sesama kolega di koalisi Pemeritah," katanya.

"Jadi, sekali lagi, beri saya waktu. Pada saatnya nanti saya akan jawab dengan lugas. Sehingga kalau nanti saya menyatakan maju, itu berarti saya sudah mendapat restu dan perintah dari para stakeholders yang saya sebutkan tadi," tandasnya. [USU]