Komisi III Yakin, Pansel Hasilkan Capim KPK Yang Berkualitas

Komisi III DPR siap melakukan fit and proper test, setelah Presiden Jokowi menyerahkan 10 nama capim KPK ke DPR. (Foto: Humas DPR)capim
Klik untuk perbesar
Komisi III DPR siap melakukan fit and proper test, setelah Presiden Jokowi menyerahkan 10 nama capim KPK ke DPR. (Foto: Humas DPR)capim

RMco.id  Rakyat Merdeka - Komisi III DPR meyakini Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat menghasilkan 10 nama terbaik dan berkualitas bagi pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Herman Hery mengatakan, 10 nama Capim KPK yang nanti diserahkan kepada Presiden Jokowi pada awal September mendatang, telah melalui  tahapan seleksi sesuai aturan yang berlaku.

"Kami dari Komisi III meyakini 10 nama yang diserahkan kepada Presiden, telah melalui sejumlah tahapan seleksi yang dilakukan oleh Pansel KPK, yang berlangsung secara objektif dan profesional sesuai aturan yang berlaku," kata Herman, kepada wartawan, Jakarta, Selasa (20/8).

Berita Terkait : Kunjungi Paramaribo, DPR Siap Jalin Kerja Sama Dengan Parlemen Suriname

Sehingga, kata Herman, komisi yang membidangi hukum itu meyakini 10 nama yang diserahkan kepada DPR adalah Capim KPK yang terbaik dan berkualitas bagi penegakan hukum. Khususnya, pemberantasan korupsi ke depan.

"Setelah Presiden menandatangani dan mengirim 10 nama Capim KPK ke DPR, Komisi III DPR akan mendalami visi dan misi mereka dalam pemberantasan korupsi di Tanah Air," terangnya.

Politikus PDI Perjuangan asal Nusa Tenggara Timur itu menyampaikan, Komisi III DPR akan memilih lima dari 10 nama Capim KPK secara terbuka. Tentunya, dengan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama yang benar-benar memiliki integritas yakni track record yang bersangkutan.

Berita Terkait : Media Asing Harus Objektif Beritakan Papua

"Kompetensi dan kapabilitas, termasuk di dalamnya pengetahuan dan pemahaman tentang hukum tindak pidana korupsi, kepemimpinan dan kemampuan manajerial," katanya.

Sehingga, lanjut Herman, Komisi III DPR berharap pimpinan KPK ke depan bisa melaksanakan fungsi trigger mechanism dengan kepolisian dan kejaksaan.

"Kami sangat mengharapkan,  antar penegak hukum bisa berkolaborasi dalam memberantas tindak kejahatan korupsi," tuturnya.

Berita Terkait : Rusuh Papua, Bamsoet Minta TNI/Polri Jaga Freeport dan Tempat Strategis Lain

Herman meyakini, pemilihan pimpinan KPK Jilid V dapat dilakukan pada periode Anggota DPR 2014-2019. Karena itu, setelah Presiden menyerahkan 10 nama Capim KPK ke DPR, maka uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test akan segera dilakukan.

"Kami berkomitmen untuk memilih pimpinan KPK Jilid V, sebelum periode saat ini berakhir. Komisi III akan tancap gas dalam melakukan fit and proper test, sebelum berakhir masa periode anggota DPR pada 30 September," terangnya. [HES]