RMco.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPRD harus memahami dengan baik aspirasi masyarakat yang berkembang. Anggota DPRD juga harus mau dan berani memperjuangkan aspirasi rakyat tersebut dengan basis ideologi Pancasila dan tidak boleh melanggar aturan.

Demikian disampaikan anggota DPR dari daerah pemilihan Subang, Majalengka dan Sumedang (SMS), Maruarar Sirait, saat bersilaturrahmi dengan kader PDI Perjuangan Subang dan warga kecamatan Cikaum, di Subang (Jumat, 30/8).

Pesan ini disampaikan politisi yang dikenal dengan Presiden Jokowi itu ke para anggota DPRD terpilih dari kader PDIP. Najib, salah seorang anggota DPRD terpilih Subang, memastikan kepada Maruarar akan memperjuangkan pengairan di wilahnya.

Berita Terkait : 6 Bulan Pandemi Covid, Angkutan Darat Tekor Rp 15,9 T

"Saya akan memperjuangkan petani yang selama ini kekurangan air," kata Najib, menjawab pertanyaan Maruarar, terkait apa yang akan diperjuangkan.

Maruarar juga berpesan agar anggota DPRD tidak melakukan korupsi. Di saat yang sama, juga harus membumikan nilai-nilai Pancasila dan harus senantiasa bergotong-royong dalam membangun partai. 

Maruarar mengatakan bahwa saat ini masih ada kader partai di Subang, khususnya di wilayah Cikaum, yang masih miskin dan pengangguran. Sementara amanat UUD 1945 dan juga mars PDI Perjuangan adalah komitmen bagaimana mengentaskan kemiskinan. "Kita bukan melawan orang miskin. Kita melawan dan menentang kemiskinan. Maka kita harus gotong royong," ungkap Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih ini.

Baca Juga : Hanya Orang Gila Yang Tak Percaya Corona Ada

Dalam melawan kemiskinan, sambung politisi yang akrab disapa Ara ini, Jokowi sudah memberi contoh dengan mengeluarkan program-program pemerataan. Misalnya dengan program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Keluarga Harapan (PKH). "Jangan mau diajak mengatasi kemiskinan dengan radikalisme dan terorisme," tegas Maruarar, yang juga dalam kegiatan ini memberikan santunan kepada ratusan anak-anak yatim.

Maruarar juga mengapresiasi Kapolri Tito Karnavian dan Panglima TNI Hadi Thahjanto yang kompak dan solid menjaga NKRI. Di bawah kepemimpinan keduanya, TNI dan Polisi pun saling kerja sama sampai ke tingkat bawah. "Pendekatan keduanya penuh kemanusiaan dan soft," ungkap Maruarar, dalam acara yang juga dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Ono Surono ini.

Kunjungan persoanal Maruarar ini bukan hanya ke Cikaum. Maruarar juga mengunjungi warga di Blanakan dan Cisalak. Di Blanakan, Maruarar mengucapkan terima kasih kepada warga Blanakan Subang yang telah mempercayainya menjadi anggota DPR selama tiga periode atau selama 15 tahun dari 2004 sampai 2019.

Baca Juga : RUU Cipta Kerja Semoga Tidak Ciptakan Petaka

Maruarar menegaskan bahwa di Subang ini ia menemukan nilai-nilai Pancasila yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia yang bersuku Batak dan beragama Kristen bisa bekerja sama dengan warga Subang yang sekitar 95 persennya bersuku Sunda dan beragama Islam. "Di Subang saya bertemu dengan orang-orang Islam yang ramah, toleran, santun dan sangat baik serta Pancasilais" tegas Ara. [USU]