RMco.id  Rakyat Merdeka - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengusulkan Hidayat Nur Wahid untuk menjadi salah satu pimpinan MPR.

Hal itu dikatakan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR Jazuli Juwaini di Gedung DPR, Rabu (2/10).

"Insya Allah tidak ada halangan. Hidayat Nur Wahid (HNW) Wakil Ketua MPR dari Fraksi PKS," kata Jazuli sebelum Sidang Paripurna kedua MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10).

Berita Terkait : PKS Pengen “Harga” Kursi Kandidat Di Pilkada Lebih Terjangkau

Namun saat dikonfirmasi. HNW masih rendah hati. Dia bilang, hal itu masih merupakan aspirasi dari Jazuli.

Menurut Hidayat, akan ada mekanisme resmi Fraksi PKS di MPR yang harus dihormati. Hidayat meminta wartawan untuk menunggu pernyataan resmi dari Fraksi PKS MPR tentang kepastian yang akan diusung untuk menjadi pimpinan MPR.

"Tunggu saja pengumumannya. Namun, secara prinsip saya siap melakukan apa saja keputusan partai," tuturnya.

Berita Terkait : PAN Pilih Bersikap Kritis Daripada Oposisi dan Koalisi

Hidayat menyatakan siap ditugaskan untuk menjadi anggota biasa DPR dan MPR, atau menjadi wakil ketua MPR bahkan ketua MPR sejauh ditugaskan oleh partainya.

"Apapun keputusan dari fraksi saya akan laksanakan," ujarnya. MPR mengadakan Sidang Paripurna kedua dengan agenda pengesahan jadwal sidang serta penetapan fraksi-fraksi dan kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Rabu pukul 10.00 WIB.

Pada pukul 15.00 WIB, pimpinan sementara MPR akan mengadakan rapat gabungan bersama perwakilan fraksi-fraksi dan kelompok DPD untuk membahas persiapan pemilihan pimpinan MPR.

Baca Juga : Menteri Sri Mulyani Usul Pemda Disuntik Insentif

Bakal calon pimpinan MPR akan disampaikan masing-masing fraksi dan kelompok DPD pada Sidang Paripurna Ketiga yang dijadwalkan pukul 19.00 WIB.

Menurut Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD yang sudah direvisi, MPR periode 2019-2024 akan dipimpin 10 orang pimpinan. [QAR]