RMco.id  Rakyat Merdeka - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengajak seluruh elemen bangsa menjaga semangat persatuan dan kesatuan. Karena kontestasi pemilu telah selesai, kabinet telah terbentuk, dan situasi politik sudah lebih stabil.

Ketua MPR Bambang Soesatyo bilang, sekarang waktunya untuk bekerja setelah bangsa ini melewati persaingan pemilu yang diakhiri dengan pelantikan presiden dan pembentukan kabinet.

Baca Juga : Lutfi Suntikkan Vitamin

“Jaga persatuan dan kesatuan. Ini pesan penting yang tersirat pascapengumuman Kabinet Indonesia Maju. Pasti ada yang tidak puas, tapi harus disambut baik,” ujar Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Bamsoet menilai, keputusan Presiden Joko Widodo untuk mengajak rivalnya dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 ke dalam kabinet sangat bijaksana. Bersatunya kedua tokoh nasional itu diyakini akan membawa dampak besar bagi kemajuan bangsa, bahkan harus dijadikan tradisi politik di Tanah Air.

Baca Juga : Korban Gempa Kangen Dilongok Jokowi

“Kerelaan Pak Prabowo juga harus dihargai. Untuk kepentingan bangsa, kita harus rela mengenyampingkan perbedaan. Kita harus belajar dari dua tokoh bangsa itu,” tegas bekas Ketua DPR ini. Tak lupa, Bamsoet mengajak para elite dan tokoh-tokoh bangsa untuk menjaga politik kondusif di Tanah Air. Jangan sampai, para elite lebih sibuk mengurusi politiknya dibanding memberi kesempatan kepada Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto untuk bekerja.

“Yang terpenting saat ini, kita harus menjaga kondusivitas dalam ikatan persatuan dan kesatuan. Saya mengajak para elite untuk menahan diri, tidak mengeluarkan pernyataan yang tidak produktif agar suasana kebersamaan kita sebagai bangsa tetap terjaga,” harapnya.

Baca Juga : Ngeri Juga Ngiri

Saat ini, sambung dia, kabinet telah terbentuk, berikan kesempatan kepada pemerintah untuk memulai pekerjaan, mengatasi berbagai persoalan bangsa.

“Agenda penting saat ini adalah menyiapkan berbagai perangkat payung hukum untuk memudahkan kegiatan usaha, pendidikan dan ikatan sosial,” tandasnya. [ONI]