Siangnya Gelar Fit and Proper Test

Pagi Ini, Komisi III Kunjungi Kediaman Calon Kapolri

Klik untuk perbesar
Kabareskrim, Komjen Idham Azis siap menjalani fit and proper test sebagai Calon Kapolri di Komisi III DPR, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/10). (Foto: Humas Polri)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pimpinan DPR telah menetapkan komposisi ketua dan wakil ketua Komisi III DPR. Komisi yang ruang lingkup tugasnya menyangkut masalah hukum, hak asasi manusia, dan keamanan ini segera menjalankan tugas kedewanannya menguji calon Kapolri.

Jabatan Kapolri ini lowong setelah Presiden Joko Widodo memutuskan memberhentikan Jenderal Tito Karnavian, yang saat ini telah menjabat Menteri Dalam Negeri. “Rencananya besok (hari ini, Red) pagi pukul 09.00 WIB, rekan-rekan Komisi III akan mengunjungi kediaman calon Kapolri untuk melihat latar belakang kehidupan pribadi beliau dan keluarganya,” kata Anggota Komisi III DPR Supriansyah di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Rumah dinas Kabareskrim, Komjen Idham Azis di Jalan Panglima Polim III Nomor 7A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Ahmad Lathif Rosyidi/RM)

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi menunjuk Kabareskrim Komjen Idham Azis, sebagai calon Kapolri menggantikan Tito Karnavian.

Baca Juga : Kemenhub Siap Terus Bangun Infrastruktur

Tito mundur dari jabatannya karena ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Menteri Dalam Negeri. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI, calon yang diusulkan Presiden kemudian akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR untuk mendapatkan persetujuan dari DPR.

Persetujuan atau penolakan DPR diberikan paling lambat 20 hari sejak surat Presiden diterima.

"Setelah dari sana (kediaman Calon Kapolri), kemungkinan pada pukul 13.00, Komjen Idham Aziz akan menjalani fit and proper test di Komisi III. Itu susunan agenda pemilihan Kapolri yang saya dapatkan,” katanya.

Baca Juga : PSSI Tetap Pantau Liga 1, Meski SEA Games 2019 Sedang Berlangsung

Politisi muda Golkar ini enggan berspekulasi terhadap kemungkinan melenggang mulusnya Idham Azis di Komisi III. Namun demikian, dia berkeyakinan Idham termasuk figur yang pas untuk menempati posisi Tribrata 1 ini.

“Secara pribadi, saya belum mengenal beliau. Tapi, sekilas saya sudah membaca profil beliau, dan ternyata beliau lahir di Sulawesi Tenggara. Jadi memiliki keturunan Bugis. Saya kira pemimpin Bugis itu jelas punya karakter, tegas dalam pendirian, bijak dalam mengambil keputusan,” katanya.

Supriansyah berharap, agenda fit and proper test terhadap calon Kapolri bisa berjalan sesuai jadwal. Bagaimanapun, kursi Kapolri tidak bisa dibiarkan kosong terlalu lama.

Baca Juga : Wapres Bersyukur, Munas Golkar Berjalan Adem Ayem

“Semoga kunjungan ke kediaman Calon Kapolri hingga fit dan proper test sampai pelantikan Kapolri bisa berjalan baik. Supaya republik ini bisa segera memiliki Kapolri secepatnya. Sebab apa pun itu, tugas Kapolri sangatlah berat. Banyak persoalan-persoalan yang dihadapi di tengah masyarakat. Banyak gesekan. Bukan cuma antara masyarakat, tapi juga sesama Polri. Kita ingin Kapolri yang terpilih, bisa memperbaiki citra Polri sehingga menjadi lebih baik,” kata Supriansyah yang juga menjadi salah satu Anggota di Mahkamah Kehormatan Dewan ini.

Menurutnya, harapan masyarakat terhadap Kapolri baru tentu sangat tinggi. Tentu yang tidak kalah pentingnya, Kapolri yang baru ini harus bisa membuat kepolisian lebih solid dan kompak.

“Pimpinan Kepolisian harus bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan memberi keadilan bagi pencari keadilan. Kepolisian solid, keamanan terjamin tentu akan berdampak stabilitas ekonomi kita,” pungkas Supriansyah. [HES]