Prabowo Nggak Boleh Renovasi Ruangan di Kemenhan Pakai Duit Pribadi

Prabowo Nggak Boleh Renovasi Ruangan di Kemenhan Pakai Duit Pribadi
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Rencana Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto untuk merenovasi ruangannya dengan kocek pribadi, sepertinya tidak bisa direalisasikan. Ketua Banggar DPR Said Abdullah menegaskan, Prabowo tak bisa melakukannya.

Politikus PDIP itu mengingatkan, biaya renovasi kantor kementerian sudah dianggarkan. Itu bukan pos yang baru dalam anggaran negara. Penggunaan uang pribadi untuk merenovasi aset negara, bakal menyulitkan audit nilai aset yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Berita Terkait : Pacu Ekspor Buah dan Flori, Kementan Bangun Kawasan Berdaya Saing

"Kalau itu kemudian direnovasi dengan uang pribadi, lantas bagaimana penghitungan terhadap aset-aset negaranya? Ini yang harus dipertimbangkan oleh Menhan," ujar Said kepada wartawan kepada wartawan, Kamis (31/10).

Menanggapi hal itu, Partai Gerindra menyebut renovasi ruang kerja pakai uang sendiri tak merugikan negara. "Sebenarnya sih sederhana, prinsip anggaran itu kan jangan sampai merugikan keuangan negara. Lah, kalau renovasi ruangan pakai uang sendiri, kan nggak akan merugikan negara. Malah menguntungkan," ujar anggota F-Gerindra DPR Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (31/10).

Berita Terkait : Mentan Ajak Forum Rektor Gelorakan Kedaulatan Pangan

Jika memang tak dibolehkan, Habiburokman memastikan, Prabowo siap bekerja dengan ruangan yang apa adanya.

"Kalau memang dipersoalkan, ya Pak Prabowo juga nggak masalah pakai ruangan dalam kondisi saat ini," tandasnya. [OKT]