RMco.id  Rakyat Merdeka - Selama ini, MPR berupaya keras menghidupkan nilai-nilai empat pilar kebangsaan melalui berbagai cara. Sesuai dengan kelompok pesertanya.         

Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah menjelaskan, sosialisasi diberikan kepada seluruh element masyarakat mulai dari PAUD. Pada anak PAUD MPR menggelar sosialisasi lewat lomba menggambar, mewarnai, dan komik. Sementara pelajar SMA ada lomba cerdas cermat.       

Berita Terkait : MPR-APEKSI Teken MoU Sosialisasi Empat Pilar

"Bagi mahasiswa lebih banyak lagi metodanya, seperti legal drafting, outbound, dan debat konstitusi," ujar Siti Fauziah dalam acara Media Expert, Kota Batu, Jawa Timur, akhir pekan kemarin.

Tak hanya itu menurut perempuan dari Bandung, Jawa Barat, itu MPR juga menggandeng warganet, netizen, atau pengguna media sosial dalam mensosialisasikan empat pilar. Sosialisasi diberikan kepada mereka dianggap penting sebab diakui saat ini ada gejala daya minat membaca masyarakat terutama kaum milineal tidak seperti pada masa sebelumnya. "Karena perkembangan jaman sehingga semua yang ada dibuat secara elektronik", tuturnya.

Berita Terkait : Jazilul Minta Pemda, TNI/Polri dan Ulama Kompak Ciptakan Pilkada Aman Damai

Sosialisasi yang ada menurut perempuan yang akrab dipanggil Bu Titik juga disampaikan lewat seni budaya. Dengan cara seperti itu MPR ikut mengangkat seni budaya yang bisa jadi jarang diminati lagi oleh masyarakat yang ada. Lewat sosialisasi dengan menggunakan budaya, pesan kerukunan dan persatuan disampaikan lewat lakon-lakon yang ada. [QAR]