Bamsoet Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Cililitan

Ketua MPR Bambang Soesatyo (berkemeja kuning). (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Ketua MPR Bambang Soesatyo (berkemeja kuning). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena musibah banjir. Kali ini bantuan diberikan ke masyarakat Kelurahan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur. Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok, peralatan sekolah, tandu dan perahu karet.

"Ironis memang. DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara, yang sebenarnya sudah memiliki masterplan banjir sejak tahun 1973, hingga kini belum bisa terbebas atau minimal mengurangi dampak banjir. Penyebabnya tak lain karena tidak adanya eksekusi dari kepala daerah. Sebagaimana yang juga menjadi kelemahan kita bersama, bagus direncana lemah dieksekusi. Ke depannya tak boleh lagi ada rencana yang tak dijalankan," ujar politisi yang akrab disapa Bamsoet ini usai memberikan bantuan, Sabtu (25/1).

Berita Terkait : Bamsoet Dorong Empat Pilar MPR Masuk Materi Pembekalan Advokat

Kepala Badan Bela Negara FKPPI mengingatkan, di DKI Jakarta ini ada 14 sungai yang harus dikeruk dan dilebarkan. Baik itu melalui skema naturalisasi, normalisasi ataupun revilatisasi.       

"Yang terpenting jangan stagnanisasi. Rakyat membutuhkan aksi nyata dari segenap pemangku kepentingan di DKI Jakarta. Sudah cukup semua beretorika, saatnya para pemimpin menunjukan aksi nyata," tandas Bamsoet         

Berita Terkait : Ketua MPR: Agama Jadi Spirit Kehidupan Bernegara dan Bermasyarakat

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini berharap, dengan menunjukan aksi nyata dari segenap pemimpin bangsa, bisa mengobati luka sosial masyarakat DKI yang menjadi korban banjir. Penanganannya memang tak hanya oleh pemerintah daerah dan pusat saja, butuh kerjasama dengan pemerintah daerah sekitar seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Pun demikian kontribusi masysrakat yang tak kalah pentingnya.

"Sudah cukup derita yang ditanggung rakyat akibat kondisi ekonomi. Jangan ditambah lagi dengan musibah akibat kelalaian dari pemimpin. Mari kita rawat setiap jengkal tanah air kita, sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Bamsoet. [USU]