Usul DPR, Pemerintah Tetapkan Siaga Satu Virus Corona

Virus corona/Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Virus corona/Ilustrasi (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - DPR mendesak pemerintah bergerak cepat mengantisipasi masuknya virus corona ke Indonesia melalui bandara udara maupun pelabuhan. DPR ingin pemerintah menetapkan siaga I.

“Saran saya, pemerintah tetapkan siaga I dengan diikuti langkah-langkah konkret berupa melakukan pengecekan terhadap manusia, hewan, maupun barang yang masuk lewat bandara maupun pelabuhan,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, di Jakarta, Selasa (28/1).

Berita Terkait : Data Pertanian Tak Akurat Bikin Pupuk Langka

Kata Sahrono, kalau perlu, seluruh pesawat dan kapal yang transit maupun berlabuh di bandara serta pelabuhan Indonesia disemprot dengan disinvektan. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus corona dari negara lain. “Kementerian Kesehatan, Imigrasi, Bea Cukai, dan Polri harus bersiaga dan bersinergi melakukan cegah tangkal jangan sampai ada orang, hewan maupun barang yang terindikasi membawa virus lolos masuk ke Indonesia,” ucap Sahroni.

Yang tak kalah penting, kata Sahroni, seluruh kepala daerah membuka keran informasi dan data terkait dinamika seputar penyebaran virus corona di wilayahnya masing-masing yang dapat dan mudah diakses oleh masyarakat. Kemudian diikuti pula dengan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona di wilayahnya masing-masing.

Berita Terkait : Spekulasi Liar Obat Virus Corona

Sahroni mengapresiasi langkah Polri melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) yang aktif terlibat dalam sosialisasi dan pencegahan masuknya virus corona. Sahroni menekankan, Polri harus memaksimalkan peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkantibmas) dalam upaya sosialisasi siaga virus corona.

“Semua Kapolda harus menginstruksikan jajarannya untuk memaksimalkan peran Bhabinkantibmas. Sebagai unsur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Bhabinkantibmas harus reaktif mensosialisasikan bahaya virus corona,” pesannya.

Berita Terkait : Lion Air Pastikan, 7 Penumpang Asal Changsa Bebas Virus Korona

“Ingatkan para pengurus RT untuk gencar mendata kesehatan warganya. Aktiflah bersinergi dengan unsur terkait seperti Puskesmas ataupun rumah sakit-rumah sakit di lingkungannya masing-masing,” jelas Sahroni. [FAQ]