RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD Oesman Sapta (OSO), dan Ketua MPR Zulkifli Hasan menghabiskan akhir pekan dengan sama-sama menghadiri Pesta Rakyat Bikers Jakarta dan pelantikan pengurus Motor Besar Indonesia (MBI) yang dipusatkan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Bambang menyebut, pihaknya sengaja melakukan hal itu untuk menunjukkan kekompakan ke masyarakat.

Acara dimulai dengan naik motor gede (moge) bersama atau rolling thunder dari Senayan City ke Kompleks Parlemen. Bambang Soesatyo, Zulkifli Hasan, Oesman Sapta ikut berkeliling dengan moge bersama sejumlah anggota DPR serta ratusan bikers dari 186 club motor Indonesia. Acara selanjutnya diisi aksi terjun payung dari penerjun Brimob Polri, atraksi akrobatik pesawat Marsekal TNI AU(Purn) Eris Herianto, aksi free style BM Polwan, dan hiburan oleh Andra N The Backbone. 

“Kami sengaja, ingin menunjukkan kepada masyarakat, kebersamaan dan kekompakan kami di parlemen. Walau berbeda partai dan berbeda pilihan di Pilpres, kami ingin menyuarakan kesejukan di tengah-tengah tensi politik yang makin menghangat menjelang Pemilu 17 April 2019. Kami juga berharap, para elite politik yang berada di luar parlemen ikut menyuarakan kesejukan,” ujar Bamsoet, sapaan Bambang, dalam sambu-tannya sebagai ketua Dewan Pembina MBI. 

Berita Terkait : Di Hadapan Kader KAMMI, Bamsoet Ajak Atasi Tantangan Kebangsaan

Politisi Partai Golkar ini amat senang dengan penyelenggaran Pesta Rakyat Bikers Jakarta. Terlebih, acara itu juga diisi dengan banyak bakti sosial. Dia pun mengingatkan, sekecil apa pun peran yang dilakukan para bikers untuk masyarakat, pasti ada manfaatnya. 

“Dalam sebagian harta dan kekayaan yang kita miliki ada hak orang-orang miskin dan mereka yang tidak mampu. Insya Allah, kapan pun dan di mana pun, bikers Indonesia akan selalu peduli dan cinta kepada masyarakat,” tutur Bamsoet. 

Tak lupa, Bamsoet mengajak seluruh bikers untuk menjaga kesopanan dan ketertiban berkendara dan berlalu lintas. Citra pengendara motor besar yang dinilai kerap ugal-ugalan dan arogan harus mampu dihapus. Bikers harus menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. 

Berita Terkait : Bamsoet: Sistem Pendidikan Harus Kedepankan Etika dan Estetika

“Para bikers juga harus menjadikan hobi bersepeda motor menjadi alat perekat persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa. Seperti ditunjukkan hari ini, yaitu walau berbeda merek, tipe maupun kubikasi motor, para bikers tetap bisa berkumpul dan saling silaturahmi,” pintanya. 

Dia menambahkan, semangat brotherhood antar-bikers tidak hanya ditunjukkan saat di jalan saja. Tetapi harus diterapkan dalam kehidupan berbangsa bernegara. 

“Saat ini, perhatian seluruh rakyat Indonesia tertuju pada pesta demokrasi Pileg dan Pilpres. Langit politik kita penuh sesak dengan informasi-informasi politik, baik yang mencerahkan maupun yang mengeruhkan suasana. Masyarakat Indonesia, khususnya para bikers, sambil menyalurkan hobi bermotor juga wajib ikut mengajak warga membangun budaya politik yang sejuk dan damai,” terang Bamsoet. 

Baca Juga : Presiden Panggil Bos Buruh, Istana: Bukan Untuk Meredam Demonstrasi

Ketua Badan Bela Negara FKPPI ini menegaskan, bangsa Indonesia perlu menghadirkan politik yang mempersatukan, bukan saling menjatuhkan. Politik yang memperkokoh kebersamaan, bukan yang menyulut permusuhan. Sebab, semua adalah bersaudara, sesama anak bangsa yang berasal dari satu rahim, yaitu Indonesia. 

Di akhir sambutannya, Bamsoet kembali melontarkan gagasan agar di setiap ruas jalan tol disediakan jalur khusus bagi pengendara motor. Seperti Jalan Tol Bali dan Tol Suramadu. Karena, para pengendara motor memiliki hak yang sama seperti pengendara mobil untuk menikmati jalan tol. 

“Dari Gedung DPR ini saya menghimbau dan mengingatkan agar pembangunan infrastruktur jalan tol harus bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Tidak hanya bagi pengendara atau pemilik kendaraan roda empat saja. Tapi juga dapat dinikmati para pengendara atau pemilik kendaraan roda dua.” pungkas Bamsoet. [ONI]