RMco.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPD Lampung, Ahmad Bastian mengajak para akademisi seperti dosen dan mahasiswa untuk turut memikirkan konsep pokok-pokok haluan negara yang ideal.  

Hal itu diungkapkannya saat menjadi salah satu narasumber Focus Group Discusion (FGD) bertema  "Urgensi  Bentuk Hukum dan Penegakannya serta Sistemika Pokok-Pokok Haluan Negara” yang digelar di auditorium Prof. Abdulkadir Muhammad,S.H., Fakultas Hukum Universitas Lampung (UNILA), Rabu (11/03).

Berita Terkait : Akademisi UI: Stok Pangan Aman Selama Pandemi, Bukti Pemerintah Bekerja

Selain Ahmad Bastian, hadir pula Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama UNILA, Prof. Dr. I Gede AB Wiranata, SH, M,H Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan UNILA dan tamu undangan yang terdiri dari mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Provinsi Lampung.

Ahmad Bastian menyampaikan bahwa Pokok-pokok Haluan Negara yang dilakukan MPR di periode ini sangat berbeda dengan pelayanan yang lama. “Dulu kita yang mengundang para perguruan tinggi untuk hadir di daerah dalam suatu forum resmi, tetapi kali ini adalah anggota pengkajian yang ditugaskan untuk turun ke kampus-kampus untuk menggali pemikiran-pemikiran para aktivisi yang ada di daerah,” ujar Bastian.

Baca Juga : Ngaku Tanggung Jawab, Eks Komisioner KPU Ini Akui Terima Suap dan Gratifikasi

Bastian menambahkan, Badan Legislasi MPR merekomendasikan 7 poin antara lain; mengkaji pokok-pokok haluan negara, penataan kewenangan MPR, menata kewengan DPD RI, penataan presidensial, penataan kehakiman, dan persatuan dan Bhineka Tunggal Ika.

Sebelumnya,  Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama UNILA, Prof. Dr. I Gede AB Wiranata, S.H, M.H mengucapkan selamat datang kepada Anggota DPD RI, Ahmad Bastian di Fakultas Hukum Universitas Lampung dan memohon maaf atas kekurangan dalam penyambutan. [KRS]