RMco.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi V DPR Fraksi PDI Perjuangan, Mochamad Herviano mengatakan, kondisi pandemi  sangat berat saat ini. Butuh kerja sama dan gotong royong dalam penanganan pandemi Covid-19. 

“Situasi pandemi saat ini sangat luar biasa. Sehingga dibutuhkan kebersamaan dan gotong royong DPR dan pemerintah dalam penanganan covid,” kata Herviano dalam Rapar Kerja virtual Komisi V DPR dengan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menhub, Budi Karya dan Karkolantas tentang Antisipasi Mudik Lebaran Tahun 2020/1441 H di Tengah Pandemi Covid -19, Rabu (6/05).

Berita Terkait : Mardani Sebut Kebijakan Melonggarkan PSBB Nyusahin Kepala Daerah

Dalam raker tersebut, Herviano yang akrab disapa Vino ini meminta Kemenhub dan Kementerian PUPR ikut memperhatikan sejumlah komunitas jasa transportasi dan pekerja informal yang terdampak ekonominya akibat pandemi. Di antaranya, perusahaan bus pariwisata, travel dan pekerja buruh bangunan di sektor informal. 

“Kami berharap nasib mereka juga diperhatikan. Misalnya, Kemenhub bisa melakukan kerja sama dengan BUMN dalam pemberdayaan ekonomi melalui UMKM. Mereka bisa dibina untuk membuat masker atau usaha warung makan yang akan dibagikan kepada korban corvid dan produk lainnya. Termasuk pekerja buruh bangunan bisa diberdayakan. Dengan begitu, ekonomi mereka tetap bisa berjalan,” kata Vino, yang dijuluki sebagai caleg Milenial ini. 

Berita Terkait : Komisi V Khawatir Pelonggaran PSBB Bakal Berdampak Buruk

Selain itu, Vino juga menyapa Edi Sukmoro, Direktur utama PT Kereta Api Indonesia dalam raker virtual tersebut. “Salam kenal Pak Dirut KAI,” sapa Vino sambil tersenyum.

Vino berharap, pelayanan KA bisa lebih baik lagi. Politisi Banteng dari Jawa Tengah I ini berpesan, kalau ada relokasi lagi harus betul betul dilakukan secara preventif. "Saya mendukung perbaikan layanan KAI di tengah pandemi," tandasnya. [FIK]

Berita Terkait : Komisi XI DPR Dukung Kebijakan Keuangan Pemerintah dalam Tangani Wabah Corona