Senator DKI Ajak Warga Ikuti Aturan Pemerintah soal PSBB

Sabam Sirait (tengah). (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Sabam Sirait (tengah). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Politisi kawakan yang juga anggota MPR paling senior, Sabam Sirait, mengajak semua masyarakat untuk terus mengikuti arahan dan intruksi pemerintah pusat maupun daerah agar penyebaran Covid-19 bisa dibatasi dan dihentikan. Termasuk arahan itu, jelas Senator dari daerah pemilihan DKI Jakarta ini, adalah terkait dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Juga bagaimana agar protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah bisa dijalankan secara maksimal oleh masyarakat seperti menggunakan masker dan senantisa mencuci tangan.

"Dalam melawan virus ini, perlu kerja sama. Termasuk dukungan dari masyarakat. Mari bersama-sama kita lawan virus ini," kata Sabam, yang sudah berpolitik sejak zaman Bung Karno sampai dengan zaman Presiden Jokowi, Senin malam (18/5).

Berita Terkait : Nyerang Pemerintah, PDIP Serius Apa Dagelan

Sabam, yang dikenal dekat dengan para tokoh Nahdaltul Ulama dan tokoh Muhammadiyah ini, juga mengajak pimpinan-pimpinan masyarakat dan ormas keagamaan untuk terus membantu pemerintah dalam mensosialisasikan aturan pemerintah. Sebab di Indonesia, pimpinan-pimpinan masyarakat dan keagamaan ini sangat di dengar oleh masyarakat.

"Dan saya lihat peran pimpinan serta tokoh masyarakat dalam membantu pemerintah pusat dan daerah, misalnya dalam PSBB, sudah sangat besar. Saya ucapkan terima kasih," kata mantan anggota DPR 7 periode dan mantan anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) dua periode ini.

Berita Terkait : Jokowi Minta Kepulangan Pekerja Migran Dikawal Sampai Daerah

Tokoh yang sudah menerima anugerah Bintang Mahaputera Utama dari Negara juga mengajak semua politisi dan pimpinan partai untuk terus menyerukan kebersamaan. Di saat yang sama, dan semua kader-kader partainya juga untuk teruus melayani dan hadir di tengah-tengah masyarakat. 

"Politisi harus ada bersama dengan rakyat. Politisi tak boleh jauh dari rakyat," jelas pulis buku "Politik Itu Suci" itu sambil mengapresiasi dan berterimakasih kepada semua tim medis yang sudah berjuang di garda terdepan untuk memerangi Covid-19. 

Berita Terkait : Jokowi Perintahkan Evaluasi PSBB: Mana yang Kebablasan, Mana yang Masih Kendor

Diketahui, siang ini, dalam rapat terbatas mengenai percepatan penanganan Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, melalui konferensi video, Presiden Jokowi menegaskan, hingga saat ini pemerintah belum melonggarkan PSBB. Jokowi tak mau ada anggapan lagi di tengah masyarakat bahwa pemerintah mulai melonggarkan PSBB. "Belum. Jadi belum ada kebijakan pelonggaran PSBB," ungkap Jokowi. 

Jokowi mengatakan, sejauh ini pemerintah baru menyiapkan skenario pelonggaran PSBB yang akan diputuskan pada waktu yang tepat. Ia menyatakan, keputusan untuk melonggarkan PSBB akan diambil setelah pemerintah melihat data dan fakta yang mendukung di lapangan ihwal pengendalian penyebaran Covid-19. [USU]